Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

M Nurhadi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]
baca 10 detik
  • Hubungan Iran dan Amerika Serikat membeku akibat kegagalan perundingan kesepakatan sementara serta peningkatan gangguan keamanan maritim kawasan Teluk.
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan berakhir pada 7 Juli, disusul penangguhan resmi oleh Kementerian Luar Negeri Iran sepekan kemudian.
  • Penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu lonjakan harga minyak global hingga USD 126 per barel serta ketidakpastian pasar energi.

Suara.com - Upaya diplomatik untuk mengakhiri perselisihan militer secara permanen di kawasan Teluk kembali berada di titik nadir. Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan tetap membeku di tengah ketiadaan kemajuan signifikan dalam perundingan pemulihan kesepakatan sementara (interim deal).

Kebuntuan ini terjadi seiring memanasnya kembali retorika politik kedua negara dan meningkatnya gangguan keamanan maritim di perairan strategis kawasan.

Seorang sumber senior dari pihak Iran mengonfirmasi bahwa negosiasi yang dimediasi pihak ketiga untuk menetapkan kerangka waktu pelaksanaan komitmen tidak mengalami perkembangan sama sekali.

Kondisi ini kian memburuk setelah Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Iran, yang memupuskan harapan penyelesaian krisis diplomatik dalam waktu dekat.

Kesepakatan penghentian permusuhan sementara yang disepakati pada Juni lalu pada dasarnya telah menetapkan penghentian operasi militer secara cepat di seluruh lini.

Namun, komitmen tersebut tidak bertahan lama. Pada 7 Juli, Presiden Trump secara sepihak menyatakan bahwa kesepakatan tersebut telah berakhir, yang kemudian disusul oleh pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran seminggu setelahnya bahwa perjanjian resmi ditangguhkan.

Titik krusial perdebatan berpusat pada pengelolaan Selat Hormuz serta sanksi ekonomi:

  • Tudingan Amerika Serikat: Washington menuduh Teheran melanggar komitmen kesepakatan karena enggan membuka kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz.
  • Tuntutan Iran: Pihak Teheran menegaskan bahwa AS terlebih dahulu merusak komitmen dengan tidak mencabut pemblokiran pelabuhan-pelabuhan Iran dan belum membebaskan aset-aset keuangan negara yang dibekukan.

Pemerintah Iran membantah laporan media yang menyebutkan adanya kesepakatan perpanjangan tenggat waktu 60 hari. Dari sudut pandang Teheran, pihak AS telah melanggar perjanjian hanya dalam kurun waktu 48 jam setelah disepakati, sehingga tidak ada mekanisme perpanjangan periode yang dianggap berlaku.

Saling Klaim Kendali Selat Hormuz dan Eskalasi Keamanan

baca juga

Pemerintah AS mengklaim memiliki kendali penuh atas navigasi di Selat Hormuz. Tudingan tajam juga disampaikan Presiden Trump melalui platform Truth Social yang menyebut kepemimpinan Iran hanya melakukan retorika tanpa tindakan nyata.

Sebaliknya, Otoritas Selat Teluk Persia yang dibentuk oleh Iran menegaskan bahwa jalur pelayaran komersial tersebut akan tetap ditutup rapat.

Jalur maritim strategis ini tidak akan dibuka kembali sampai seluruh persyaratan dan tuntutan ekonomi yang diajukan oleh pihak Iran dipenuhi secara utuh oleh Washington.

Eskalasi konflik maritim ini berdampak langsung pada rantai pasok energi global. Selat Hormuz merupakan jalur krusial yang mengalirkan seperlima dari total pasokan minyak mentah dan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dunia sebelum pertempuran pecah.

Ketegangan geopolitik yang berlangsung sejak awal tahun ini telah memicu lonjakan ekstrem pada harga minyak mentah global, per Reuters.

Minyak mentah berjangka jenis Brent sempat menyentuh rekor tertinggi di level USD 126 per barel, atau melonjak sekitar 75 persen dibandingkan posisi sebelum perang.

Negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad memanas akibat sengketa militer di Selat Hormuz. (Tanimnews)
Negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad memanas akibat sengketa militer di Selat Hormuz beberapa saat lalu. (Tanimnews)

Kepanikan pasar kembali tereskalasi setelah terjadinya insiden serangan baru terhadap armada kapal komersial di wilayah perairan Teluk:

  1. Serangan di Selat Bab el-Mandeb: Insiden yang diduga melibatkan kelompok Houthi menimpa sebuah kapal kargo kecil dan mengakibatkan empat orang awak kapal tewas.
  2. Intervensi Militer AS: Helikopter militer AS meluncurkan rudal Hellfire untuk menonaktifkan sistem kemudi sebuah kapal kargo berbendera Panama di wilayah perairan setempat.

Meskipun dinamika harga minyak mentah Brent bergerak bergejolak di kisaran USD 88 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran USD 83 per barel, ketidakpastian negosiasi damai antara Iran dan AS diprediksi akan terus membayangi stabilitas pasar energi dan ekonomi global secara luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Helikopter Apache AS Jatuh Menewaskan 2 Awak

Helikopter Apache AS Jatuh Menewaskan 2 Awak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Seberapa Kuat Militer Iran di Bawah 'Dewa Perang' Baru Mohsen Rezaei?

Seberapa Kuat Militer Iran di Bawah 'Dewa Perang' Baru Mohsen Rezaei?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah

Harga Minyak Stabil di Tengah Eskalasi Serangan di Jalur Pelayaran Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:00 WIB

Punya Pengalaman Pahit di GBK, Legenda Malaysia: Berat Lawan Timnas Indonesia di GBK

Punya Pengalaman Pahit di GBK, Legenda Malaysia: Berat Lawan Timnas Indonesia di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:58 WIB

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:47 WIB

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

×