Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Keempat dari kiri) mengungkap AI dan Semikonduktor jadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027 melalui strategi transformasi ekonomi berbasis sektor bernilai tinggi.
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan target tersebut di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026, dalam konferensi pers RAPBN 2027.
  • Pemerintah menetapkan target sasaran pembangunan meliputi inflasi 2,5 persen, kemiskinan 6-6,5 persen, serta defisit anggaran 2,4 persen terhadap PDB.

Suara.com - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah mesin pertumbuhan baru berbasis transformasi ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan strategi tersebut akan diarahkan pada pengembangan sektor bernilai tinggi hingga revitalisasi sektor yang dinilai memiliki daya tahan terhadap perubahan ekonomi.

"Ke depan di tahun 2027 mesin pertumbuhan sektoral dalam rangka Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal itu mesin pertumbuhan yang berbasis pada transformasi," ujar Airlangga dalam konferensi pers Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (RAPBN) 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Airlangga menyebut sektor bernilai tinggi seperti digitalisasi, semikonduktor, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan menjadi salah satu fokus pemerintah.

Ilustrasi papan sirkuit dan komponen cip semikonduktor komputer. (Foto: Pexels/Pok Rie)
Ilustrasi papan sirkuit dan komponen cip semikonduktor komputer. (Foto: Pexels/Pok Rie)

Selain itu, pemerintah akan merevitalisasi sektor-sektor yang dinilai resilient atau memiliki ketahanan tinggi, terutama pertanian dan energi.

Revitalisasi tersebut juga mencakup rencana pembentukan bursa komoditas mineral. Pemerintah ingin Indonesia memiliki harga acuan sendiri untuk komoditas mineral sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada referensi harga dari luar negeri.

"Yang kedua, revitalisasi sektor resilient seperti pertanian dan energi termasuk pendirian bursa komoditas mineral. Indonesia mempunyai harga sendiri sebagai reference price," ujar Airlangga.

Mesin pertumbuhan berikutnya adalah peningkatan daya saing investasi dan ekspor. Pemerintah akan mendorongnya melalui deregulasi, penyelesaian berbagai hambatan investasi atau debottlenecking, optimalisasi perjanjian internasional, serta pembentukan pusat finansial internasional Indonesia.

Airlangga mengatakan strategi tersebut akan ditopang bauran kebijakan makro yang mencakup kebijakan fiskal, moneter, stabilitas, serta investasi.

baca juga

Di sisi lain, pemerintah menetapkan sejumlah sasaran pembangunan dalam RAPBN dan Nota Keuangan 2027. Selain pertumbuhan ekonomi 6 persen, pemerintah menargetkan inflasi sebesar 2,5 persen.

Pemerintah juga menargetkan tingkat kemiskinan berada di kisaran 6-6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,3-4,87 persen.

Untuk mendukung berbagai sasaran tersebut, pendapatan negara pada 2027 direncanakan mencapai Rp3.246 triliun. Sementara belanja negara dianggarkan Rp4.097,2 triliun.

Dengan demikian, defisit anggaran ditargetkan sebesar 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), atau sekitar Rp671,2 triliun.

Airlangga menilai kondisi ekonomi saat ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk mendorong transformasi tersebut. Ia menyebut sejumlah indikator menunjukkan perekonomian masih berada dalam kondisi positif.

Rasio Gini tercatat 0,368 pada Maret 2026, sementara tingkat pengangguran terbuka pada Mei 2026 berada di level 4,65 persen. Dari sisi konsumen, indeks keyakinan konsumen mencapai 116,8.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

RAPBN 2027 Prabowo: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6%

RAPBN 2027 Prabowo: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Prabowo: Ekonomi RI Tumbuh 5,45% di Semester I 2026, Tertinggi dalam 13 Tahun

Prabowo: Ekonomi RI Tumbuh 5,45% di Semester I 2026, Tertinggi dalam 13 Tahun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Terkini

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:27 WIB

×