Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Saham BYAN Melesat Usai Isu Diakusisi Haji Isam, Nilai Transaksinya Tembus Rp100 T?

M Nurhadi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:02 WIB
Saham BYAN Melesat Usai Isu Diakusisi Haji Isam, Nilai Transaksinya Tembus Rp100 T?
Haji Isam saat menemui Teddy Indra Wijaya. (Instagram/@sekretariat.kabinet)
baca 10 detik
  • Pengusaha Haji Isam dikabarkan berencana mengakuisisi 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk senilai US$5,5 miliar.
  • Kabar akuisisi tersebut memicu kenaikan harga saham BYAN hingga menembus level Rp17.000 pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Sejumlah perusahaan sekuritas mencatatkan aksi beli bersih masif akibat mengantisipasi rencana transaksi besar tersebut di bursa.

Suara.com - Pasar modal hari ini, diwarnai lonjakan pergerakan harga saham emiten energi berkapitalisasi jumbo, PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Pada Selasa (18/8/2026) saham BYAN melesat tajam hingga 20% menembus level Rp14.400 per lembar saham. Tren akumulasi beli yang masif terus berlanjut hingga mendorong posisi saham ini bertengger kokoh di level harga Rp17.000 per lembar saham pada saat artikel ini disusun (pukul 10.50 WIB).

Geliat agresif pada laju saham BYAN tidak terlepas dari sentimen positif yang mewarnai ruang publik akhir pekan lalu. Nama besar pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih dikenal dengan sapaan Haji Isam, santer dikabarkan tengah menyusun langkah strategis untuk mengakuisisi mayoritas kepemilikan saham di Bayan Resources.

Pemilik Jhonlin Group tersebut disebut-sebut bersiap mengambil alih sekitar 62,2% porsi saham emiten batu bara ini.

Porsi kepemilikan saham sebesar 62,2% yang menjadi target akuisisi tersebut saat ini masih berstatus dalam genggaman keluarga konglomerat Dato' Low Tuck Kwong.

Mengacu pada struktur pemegang saham perseroan per 29 Mei 2026, Dato' Low Tuck Kwong menduduki posisi sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi kepemilikan mencapai 40,24%.

Sementara itu, Elaine Low tercatat menguasai sekitar 22% porsi saham. Penggabungan porsi kedua figur utama ini sejalan dengan angka konsolidasi yang mencuat di pasar.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pelaku pasar, nilai transaksi pengambilalihan aset strategis ini diestimasi menembus angka fantastis, yakni berkisar US$5,5 miliar.

Apabila kesepakatan tingkat tinggi ini terwujud dan terealisasi, aksi korporasi tersebut berpotensi menorehkan tinta emas sebagai salah satu transaksi akuisisi dan pengambilalihan saham terbesar dalam sejarah perjalanan pasar modal di Tanah Air.

baca juga

Sinyalemen mengenai rencana besar ini semakin menguat usai tersebarnya momen kebersamaan para petinggi entitas bisnis tersebut. Pada hari Sabtu, 18 Agustus 2026 lalu, Haji Isam terpantau turun langsung meninjau area operasional tambang milik BYAN yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Low Tuck Kwong jadi orang terkaya nomor satu di ASEAN (Instagram/@bizlaw.id)
Low Tuck Kwong jadi orang terkaya nomor satu di ASEAN (Instagram/@bizlaw.id)

Dalam kunjungan krusial tersebut, ia didampingi langsung oleh Dato' Low Tuck Kwong serta Norman Joesoef, yang merupakan pemilik dari Republik Korpora Indonesia (RKI).

Pertemuan level elite ini disinyalir menjadi wadah pembahasan teknis terkait skema konsolidasi aset serta penyelarasan visi dan strategi bisnis tambang ke depan.

Meski demikian, hingga detik ini, baik dari pihak manajemen Jhonlin Group maupun otoritas resmi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) belum memberikan pernyataan, keterbukaan informasi, maupun konfirmasi resmi kepada publik, sehingga status transaksi struktural ini secara fundamental masih berstatus belum terverifikasi secara formal.

Mengantisipasi kabar akuisisi raksasa tersebut, deretan perusahaan sekuritas terpantau melakukan aksi akumulasi beli saham (net buy) yang cukup masif pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan rekam jejak transaksi bursa, aliran dana asing tercatat masuk dengan total nilai net buy asing mencapai Rp2.013.450.000.

Berikut adalah rincian peta pergerakan empat perusahaan sekuritas teratas ditambah satu sekuritas ritel yang mencatatkan net buy saham BYAN dengan nilai di atas Rp100 juta:

LG — Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk: Rp3.279.587.500
IH — Indo Harvest Sekuritas: Rp1.431.542.500
DP — DBS Vickers Sekuritas Indonesia: Rp1.199.045.000 (Broker asing)
YU — CGS International Sekuritas Indonesia: Rp1.175.202.500 (Broker asing)
XC — Ajaib Sekuritas Asia: Rp403.962.500

Kehadiran broker dengan kode DP dan YU dalam jajaran pembeli teratas menegaskan masuknya kapital asing dalam memanfaatkan momentum krusial emiten energi ini, diimbangi oleh antisipasi dari manajer investasi domestik dan ritel.

Kabar ekspansi bisnis ke tubuh Bayan Resources ini dinilai sangat selaras dengan rekam jejak ekspansif Haji Isam di pasar modal Indonesia.

Melalui kendaraan bisnis Jhonlin Group maupun jalur afiliasi keluarga inti, sang pengusaha saat ini telah menancapkan pengaruhnya di berbagai sektor krusial yang terdaftar resmi di bursa, yang meliputi:

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR): Bergerak di sektor perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit terpadu hingga produksi biodiesel. Entitas ini dikendalikan secara langsung melalui PT Eshan Agro Sentosa.

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN): Entitas agrobisnis di bidang perkebunan kelapa sawit yang operasionalnya dikendalikan melalui representasi putrinya, Liana Saputri, yang bersinergi dengan PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Raya.

PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE): Perusahaan penyedia jasa infrastruktur dan logistik penunjang pertambangan batu bara yang dikendalikan kuat melalui sayap bisnis anak usaha Jhonlin Group, yakni PT Dua Samudera Perkasa.

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK): Berperan sebagai emiten di lini investasi strategis dan nikel, yang kepemilikannya secara resmi telah diakuisisi untuk memperluas jangkauan bisnis ke sektor mineral masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ngegas ke Level 6.400 Pagi Ini, Emiten Haji Isam Meroket

IHSG Ngegas ke Level 6.400 Pagi Ini, Emiten Haji Isam Meroket

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend

Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:02 WIB

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Terkini

Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa? Profil Putri Proklamator yang Jauh dari Panggung Politik

Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa? Profil Putri Proklamator yang Jauh dari Panggung Politik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Catatan Eks Tapol Demo Agustus: 81 Tahun RI dan Kemerdekaan yang Belum Dinikmati Seutuhnya

Catatan Eks Tapol Demo Agustus: 81 Tahun RI dan Kemerdekaan yang Belum Dinikmati Seutuhnya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Mengejar Potensi Perikanan US$34 Miliar, Mengapa Indonesia Perlu Perkuat Energi Pesisir?

Mengejar Potensi Perikanan US$34 Miliar, Mengapa Indonesia Perlu Perkuat Energi Pesisir?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Babak Baru Perang Iran, Donald Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz

Babak Baru Perang Iran, Donald Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Pemerintah Sebut Listrik di Flores Hampir Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7

Pemerintah Sebut Listrik di Flores Hampir Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027

Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:51 WIB

4 Rekomendasi Parfum Gourmand Wangi Kue, Ada Aroma Cokelat hingga Butter

4 Rekomendasi Parfum Gourmand Wangi Kue, Ada Aroma Cokelat hingga Butter

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Surat Terbuka untuk HRD: Berhentilah Bertanya "Ngapain Aja Setahun Ini" kepada Ibu Baru

Surat Terbuka untuk HRD: Berhentilah Bertanya "Ngapain Aja Setahun Ini" kepada Ibu Baru

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Subsidi BBM Dipangkas, 1 Juta Motor Listrik Disiapkan, IESR Ingatkan 2 Hal Penting

Subsidi BBM Dipangkas, 1 Juta Motor Listrik Disiapkan, IESR Ingatkan 2 Hal Penting

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:48 WIB

×