Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Bakom Pamer Lulusan Sekolah Unggul Garuda Masuk Kampus Top Dunia Naik 177%

Dicky Prastya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:06 WIB
Bakom Pamer Lulusan Sekolah Unggul Garuda Masuk Kampus Top Dunia Naik 177%
Sekolah Unggul Garuda. [Foto: SMA Unggul Garuda]
baca 10 detik
  • Kepala Bakom RI Muhammad Qodari memaparkan keberhasilan Sekolah Unggul Garuda di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026.
  • Jumlah siswa yang masuk perguruan tinggi dunia naik 177 persen menjadi 388 orang pada tahun ajaran 2025–2026.
  • Pemerintah menargetkan perluasan jaringan menjadi 80 sekolah bertaraf unggul di berbagai wilayah hingga tahun 2028 mendatang.

Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) Muhammad Qodari memamerkan capaian Sekolah Unggul Garuda yang merupakan program prioritas Pemerintah di bidang pendidikan.

Qodari mengungkapkan dari program tersebut, ada kenaikan hingga 177 persen pada jumlah siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi yang berhasil menembus perguruan tinggi utama dunia.

"Dampak yang sudah terukur jelas dari program ini adalah lonjakan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi yang berhasil lulus seleksi masuk perguruan tinggi luar negeri terbaik dunia, naik 177 persen dari 148 siswa pada tahun ajaran 2024–2025 menjadi 388 siswa pada tahun ajaran 2025–2026," ungkap Qodari di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026)

Ia memaparkan, para siswa lulusan SMA Garuda itu tersebar dan diterima di berbagai universitas bereputasi internasional seperti University of California Berkeley Amerika Serikat, University of Oxford Inggris, Nanyang Technological University Singapura, University of Toronto Kanada, University of New South Wales Australia, Wageningen University and Research Belanda, hingga Université Paris-Saclay Prancis.

Capaian akademik ini turut disokong penuh oleh ekosistem pembinaan dan penyaluran Beasiswa Garuda 2026. Qodari menjelaskan bahwa kerja sama dengan kampus luar negeri dijalankan melalui tujuh skema program, mulai dari persiapan SAT/IELTS, penguatan bahasa asing, penguatan riset STEM, hingga pelatihan personal branding.

"Realisasi paling konkret ada pada Beasiswa Garuda 2026 yang menempatkan total 515 penerima ke kampus-kampus top dunia, terdiri dari 370 siswa pada gelombang pertama dan 145 siswa pada gelombang kedua," imbuhnya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari (dok. BAKOM)
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari (dok. BAKOM)

Dari total penerima tersebut, Australia menjadi negara destinasi tujuan terbanyak dengan 138 penerima, disusul Singapura 72 orang, Kanada 70 orang, kampus dalam negeri 140 orang, Hong Kong 38 orang, Amerika Serikat 20 orang, dan Inggris 17 orang. Sisanya tersebar di Belanda, Tiongkok, Korea Selatan, Belgia, hingga Prancis.

Target Ekspansi 80 Sekolah Unggul Garuda hingga 2028

Keberhasilan meloloskan ratusan siswa ke perguruan tinggi kelas dunia ini sejalan dengan perluasan jaringan sekolah yang terus digenjot pemerintah berdasarkan Perpres Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda.

baca juga

Saat ini, Qodari mengatakan Pemerintah telah menetapkan 42 Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) yang tersebar di 15 provinsi. Konsentrasi terbanyak berada di Jawa Barat (7 sekolah), DKI Jakarta (6 sekolah), Jawa Tengah (6 sekolah), Banten (4 sekolah), serta Aceh dan Yogyakarta (masing-masing 3 sekolah).

Untuk memenuhi target jangka panjang sesuai mandat Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menetapkan skema penambahan target sekolah secara bertahap.

"Untuk memenuhi target 80 SUGT dalam 5 tahun sesuai dengan mandat Presiden, pada tahun 2027 yang akan datang akan ditetapkan 20 SUGT baru dan pada tahun 2028 sebanyak 18 SUGT baru," kata Qodari.

Selain berfokus pada siswa internal, Qodari menegaskan bahwa keberadaan ekosistem ini juga harus membawa manfaat luas bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya melalui program peningkatan kapasitas.

"Untuk perluasan manfaat, program Sekolah Unggul Garuda Transformasi juga melaksanakan program pengimbasan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas sekolah-sekolah lain di sekitarnya. Pada tahun 2025 sudah 277 sekolah yang mendapatkan program pengimbasan dan jumlahnya akan terus bertambah," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!

Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi

Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Terkini

Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo

Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful

Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing

HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan

Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan

Sumut | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya

Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi

Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK

Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:48 WIB

×