Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Dicky Prastya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:33 WIB
Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari
Ilustrasi Bansos [Ist]
baca 10 detik
  • Kepala Bakom Muhammad Qodari menyampaikan bahwa proses verifikasi bantuan sosial kini hanya memakan waktu lima menit.
  • Uji coba Perlinsos Digital untuk PKH dan BPNT di Jakarta pada Rabu (19/8/2026) telah menjangkau 3,3 juta pendaftar.
  • Pemerintah menargetkan perluasan uji coba sistem integrasi teknologi data tersebut secara bertahap hingga menjangkau 153 kabupaten dan kota.

Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menyebut kalau proses pendaftaran hingga verifikasi kelayakan penerima bantuan sosial (bansos) kini dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 5 menit dari yang sebelumnya memakan waktu hingga 200 hari.

Qodari mengatakan, hal itu terjadi lantaran adanya penguatan Government Technology (GovTech) dan implementasi Digital Public Infrastructure (DPI). Terobosan ini diklaim menjadi wujud nyata keterhubungan antar-sistem data pemerintah.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar tidak ada lagi aplikasi atau sistem antar kementerian dan lembaga (K/L) yang berjalan sendiri-sendiri.

"Kalau satu-satu manual, mungkin 200 hari, setengah tahun lebih. Nah dengan uji coba ini dapat dalam waktu sekitar lima menit saja," katanya dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, Qodari menjelaskan bahwa masyarakat hanya membutuhkan Identitas Kependudukan Digital (IKD), verifikasi wajah, serta nomor meter PLN untuk melakukan pendaftaran. Bagi warga yang belum memiliki IKD, pendaftaran dibantu oleh agen dan petugas pendamping di daerah.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari. (Ist)
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari. (Ist)

Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan fitur sanggah yang transparan apabila ada ketidaksesuaian data kelayakan.

"Mengenai sanggah itu langsung bisa dilakukan di HP. Jadi misalnya mendaftar kemudian dinyatakan tidak berhak untuk menerima itu bisa memberikan catatan dan masukan dan dikirim. Supaya bisa dikoreksi di mana perlu dan itu terjadi. Jadi sanggahnya pun bisa on the spot dan real time. Langsung bisa disampaikan tanpa harus misalnya datang ke kantor pemerintah A, pemerintah B dan seterusnya," papar dia.

Hingga saat ini, uji coba Perlinsos Digital untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) telah menjangkau sekitar 3,3 juta pendaftar di 43 kabupaten/kota dalam waktu kurang lebih satu bulan. Pemerintah menargetkan perluasan cakupan secara bertahap hingga mencakup 153 kabupaten/kota.

Lebih lanjut Qodari menegaskan bahwa integrasi teknologi ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola dan memastikan keadilan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat.

baca juga

"Untuk implementasi government technology, ini menjadi fondasi penting bagi pemerintah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih terintegrasi efisien dan tepat sasaran dan adil. Perlinsos Digital jadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat memangkas waktu layanan sekaligus memperbaiki akurasi penyaluran bahan sos bagi masyarakat yang berhak menerima," pungkas Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakom Pamer Lulusan Sekolah Unggul Garuda Masuk Kampus Top Dunia Naik 177%

Bakom Pamer Lulusan Sekolah Unggul Garuda Masuk Kampus Top Dunia Naik 177%

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Teknologi Masif, Bagaimana Radio Jadi Wadah Aspirasi dan Apresiasi HUT RI?

Teknologi Masif, Bagaimana Radio Jadi Wadah Aspirasi dan Apresiasi HUT RI?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Raksasa Teknologi Singapura Ikut Perluas Ekonomi Digital RI ke Kawasan ASEAN

Raksasa Teknologi Singapura Ikut Perluas Ekonomi Digital RI ke Kawasan ASEAN

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×