Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

KAI Bangun Delapan Tower Rusun untuk MBR di Manggarai, Target Selesai 18 Bulan

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:09 WIB
KAI Bangun Delapan Tower Rusun untuk MBR di Manggarai, Target Selesai 18 Bulan
Groundbreaking Rusun MBR di Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8/2026). [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • PT KAI membangun delapan tower rumah susun di Manggarai, Jakarta Selatan, untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Proyek seluas 2,4 hektare tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan dengan total 3.784 unit hunian.
  • Calon pembeli hunian subsidi ini akan melalui verifikasi dokumen ketat untuk mencegah terjadinya spekulasi properti.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai membangun rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Proyek tersebut terdiri dari delapan tower dengan total 3.784 unit hunian.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan delapan tower tersebut terbagi dalam dua blok, yakni Blok G sebanyak tiga tower dan Blok F sebanyak lima tower.

"Di Blok G itu nanti akan ada 3 tower 24 lantai, Blok F nanti ada 5 tower 24 lantai juga. Total unitnya itu 3.784," kata Bobby saat groundbreaking hunian Manggarai, Jumat (21/8/2026).

Bobby mengatakan, setiap tower memiliki 24 lantai. Hunian yang disiapkan memiliki sejumlah tipe, mulai dari studio seluas 28 meter persegi, tipe 36 dengan dua kamar tidur, tipe 45 dengan dua kamar tidur, hingga tipe 52 dengan tiga kamar tidur.

Dari total 3.784 unit, sebanyak 1.276 unit akan dibangun di Blok G. Sementara itu, Blok F akan menampung 2.508 unit.

Untuk Blok G, tiga tower terdiri dari Tower A sebanyak 352 unit, Tower B sebanyak 418 unit, dan Tower C sebanyak 506 unit.

Sementara itu, lima tower di Blok F terdiri dari Tower 1 sebanyak 572 unit, Tower 2 sebanyak 572 unit, Tower 3 sebanyak 528 unit, Tower 4 sebanyak 308 unit, dan Tower 5 sebanyak 528 unit.

Menurut Bobby, pembangunan hunian tersebut menggunakan lahan milik KAI seluas sekitar 2,4 hektare. Lahan tersebut berstatus Hak Pengelolaan (HPL) dan tidak membutuhkan pembebasan lahan dari pihak ketiga.

"Lahan ini lahan KAI. Lahannya lahan KAI, 2,4 ya. Teknis apa, lahan ini merupakan lahan KAI yang merupakan statusnya HPL ya, dan dua-duanya. Jadi Blok G, Blok F tidak ada masalah kaitan lahan untuk pembebasan dari pihak ketiga, tidak," ujarnya.

baca juga

Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 18 bulan sejak groundbreaking. Selain hunian, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas ritel pendukung.

Bobby sebelumnya menyebut, terdapat 150 unit ritel pendukung yang terdiri dari 72 unit di Blok G dan 78 unit di Blok F.

Hunian tersebut diperuntukkan bagi MBR dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Skema pembiayaannya mencakup subsidi, tenor hingga 40 tahun, serta bunga flat 6 persen selama periode kredit.

Selain itu, Bobby menyebut BPHTB dan PBG gratis serta PPN dibebaskan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dan tentunya syarat ketentuan berlaku untuk membeli ini sesuai dengan aturan juga, itu adalah rumah pertama ya Pak, rumah pertama untuk MBR dan satu lagi harga juga dipatok ya Pak, harga juga dipatok sesuai dengan kewilayahannya masing-masing," kata Bobby.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan calon pembeli akan melalui proses verifikasi untuk memastikan hunian tersebut benar-benar ditempati oleh masyarakat yang memenuhi kriteria MBR.

Groundbreaking Rusun MBR di Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8/2026). [Suara.com/Fakhri]
Groundbreaking Rusun MBR di Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8/2026). [Suara.com/Fakhri]

"Jadi per pembeli kita akan verifikasi dokumennya, ya termasuk kalau dia pegawai, slip gaji. Kemudian kita akan cek pernah memiliki rumah apa enggak," kata Nixon.

Menurut Nixon, proses tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi spekulasi dalam program rumah subsidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Commuter Line Disulap Jadi Etalase Promosi Visit Malaysia 2026 di Indonesia

Commuter Line Disulap Jadi Etalase Promosi Visit Malaysia 2026 di Indonesia

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:30 WIB

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:50 WIB

KAI dan BRIN Kolaborasi Kembangkan Teknologi ATP untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

KAI dan BRIN Kolaborasi Kembangkan Teknologi ATP untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:15 WIB

Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!

Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:10 WIB

Rumah Murah Rp101 Juta Hadir di Serang, Bidik Pekerja Kawasan Industri

Rumah Murah Rp101 Juta Hadir di Serang, Bidik Pekerja Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:51 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Terkini

KAI Bangun Delapan Tower Rusun untuk MBR di Manggarai, Target Selesai 18 Bulan

KAI Bangun Delapan Tower Rusun untuk MBR di Manggarai, Target Selesai 18 Bulan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:09 WIB

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Jika Praperadilan Febrie Adriansyah Dikabulkan, Penyitaan Aset Batal Demi Hukum

Jika Praperadilan Febrie Adriansyah Dikabulkan, Penyitaan Aset Batal Demi Hukum

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:04 WIB

7 Cara Menutupi Flek Hitam Membandel dengan Color Corrector, Makeup Jadi Lebih Mulus

7 Cara Menutupi Flek Hitam Membandel dengan Color Corrector, Makeup Jadi Lebih Mulus

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Jebakan Ketenangan Semu: Mengapa Transaksi Cashless Bikin Kita Makin Boros?

Jebakan Ketenangan Semu: Mengapa Transaksi Cashless Bikin Kita Makin Boros?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Titip Pesan ke DPR, PERKAPI: UU Profesi Kurator Jangan Sampai Jadi Tameng Kebal Hukum

Titip Pesan ke DPR, PERKAPI: UU Profesi Kurator Jangan Sampai Jadi Tameng Kebal Hukum

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Meminang Pujaan Hati dengan Kesiapan yang Mantap di Buku Aku, Kau dan KUA

Meminang Pujaan Hati dengan Kesiapan yang Mantap di Buku Aku, Kau dan KUA

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Neraca Pembayaran II Masih Alami Defisit, Transaksi Berjalan Capai 3,3 Persen PDB

Neraca Pembayaran II Masih Alami Defisit, Transaksi Berjalan Capai 3,3 Persen PDB

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri

Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:58 WIB

KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi Dispenda Bogor ke Penyidikan, Uang Rp1,5 Miliar Diamankan

KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi Dispenda Bogor ke Penyidikan, Uang Rp1,5 Miliar Diamankan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:56 WIB

×