BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
Ilustrasi pelayanan Bank Syariah Indonesia. (Dok: BSI)
baca 10 detik
  • Hingga April 2026, aset BSI mencapai Rp452 triliun berkat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 17,90 persen secara tahunan.
  • BSI memperluas jangkauan global melalui kantor cabang Dubai yang mencatat pertumbuhan aset signifikan sebesar 80 persen tahunan.
  • BSI merencanakan pembukaan kantor cabang di Jeddah untuk memperkuat layanan haji, umrah, serta mendukung ekosistem halal di Arab Saudi.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid sekaligus memperkuat ekspansi internasional.

Hingga April 2026, kinerja Bank Syariah Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp382 triliun atau meningkat 17,90 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Sementara itu, pembiayaan BSI tumbuh 15,59 persen secara tahunan menjadi Rp332 triliun, mencerminkan kuatnya kinerja perbankan syariah nasional di tengah meningkatnya kebutuhan layanan keuangan syariah.

Pertumbuhan dana pihak ketiga dan pembiayaan tersebut turut mendorong kenaikan aset Bank Syariah Indonesia menjadi Rp452 triliun hingga April 2026.

Nilai aset tersebut tumbuh 12,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja BSI yang solid didukung oleh penghimpunan dana murah, kualitas pembiayaan yang sehat, serta kontribusi bisnis dari pasar domestik maupun internasional yang terus berkembang.

BSI juga semakin agresif memperluas jangkauan bisnis ke pasar global. Setelah membuka Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada 2022, perseroan kini terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang berorientasi internasional.

Direktur Treasury & International Banking BSI, Firman Nugraha, mengatakan potensi bisnis di kawasan UEA dan Timur Tengah masih sangat besar sehingga perseroan optimistis kinerja kantor cabang Dubai akan terus tumbuh positif sepanjang tahun ini.

“Melihat potensi bisnis yang masih sangat besar di pasar UAE dan Timur Tengah, kami optimistis pertumbuhan bisnis Kantor Cabang Layanan Luar Negeri BSI Dubai dapat terus tumbuh positif di tahun ini,” ujar Firman dalam siaran pers yang diterima, Selasa (16/6/2026).

Menurut dia, Dubai saat ini telah menjadi salah satu pusat aktivitas bisnis dan perdagangan internasional. Kehadiran BSI di kota tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan layanan keuangan bagi perusahaan Indonesia maupun internasional yang beroperasi di kawasan Timur Tengah.

baca juga

“Banyak perusahaan Indonesia dan internasional yang memiliki perwakilan di Dubai sehingga hadirnya BSI di Dubai diharapkan dapat menjadi jembatan layanan keuangan dan memperkuat kerja sama ekspor-impor dengan berbagai perusahaan di Indonesia,” katanya.

Kinerja Kantor Cabang Luar Negeri BSI Dubai juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga April 2026, aset cabang Dubai tumbuh sekitar 80 persen secara tahunan, yang sebagian besar ditopang oleh pembiayaan korporasi (corporate financing).

Selain pembiayaan, cabang tersebut juga menyediakan layanan treasury, trade finance, dan documentary collection bagi pelaku usaha yang melakukan transaksi perdagangan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Untuk memperluas penetrasi pasar Timur Tengah, BSI saat ini tengah mempersiapkan pembukaan kantor cabang di Jeddah, Arab Saudi. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan ekosistem halal sekaligus memperkuat layanan bagi segmen haji dan umrah.

Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia menjadi pasar potensial bagi layanan keuangan syariah di Arab Saudi.

Setiap tahun, Indonesia mengirim rata-rata sekitar 203 ribu jemaah haji dan sekitar 170 ribu jemaah atau 83 persen di antaranya merupakan nasabah yang menggunakan layanan BSI.

Sementara itu, berdasarkan data Siskopatuh tahun 2025, jumlah jemaah umrah dari Indonesia mencapai 1,6 juta orang dan sekitar 84 persen di antaranya menggunakan layanan BSI.

Potret ribuan jemaah haji tawaf di Ka'bah. (Pixabay)
Potret ribuan jemaah haji tawaf di Ka'bah. (Pixabay)

Firman menegaskan, ekspansi internasional BSI bertujuan memperkuat posisi bank syariah Indonesia di pasar global sekaligus mendukung pelaku usaha nasional.

Melalui pengembangan jaringan di Timur Tengah, Bank Syariah Indonesia berharap dapat menjadi mitra strategis yang menghubungkan bisnis syariah Indonesia dengan rantai pasok global, memperkuat ekosistem halal, serta memperluas layanan perbankan syariah internasional bagi masyarakat dan dunia usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Danantara Tunjuk Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI

Danantara Tunjuk Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 17:06 WIB

Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025

Bank Mega Syariah Koleksi DPK Rp 12 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:26 WIB

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:54 WIB

McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi

McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:05 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×