IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Saham Ini Diramal Tahan Banting

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:24 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Saham Ini Diramal Tahan Banting
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kiwoom Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak menguat terbatas pada Senin, 24 Agustus 2026, didukung indikator teknikal positif.
  • Pelemahan dolar Amerika Serikat dan kenaikan harga komoditas menjadi sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan pasar saham.
  • Analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan seperti ANTM, AMRT, BBCA, FORE, MBMA, dan TLKM untuk dicermati investor.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin (24/8/2026). Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen global dan domestik.

Salah satunya dari agenda Jackson Hole Symposium, pergerakan harga emas dan minyak mentah, hingga rebalancing indeks MSCI dan FTSE yang akan efektif pada September 2026.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, mengatakan, secara teknikal IHSG berpeluang bergerak dalam rentang support 6.450 dan resistance 6.620. Penguatan tersebut didukung indikator teknikal yang menunjukkan tren positif.

“Kami berpandangan IHSG akan bergerak cenderung menguat terbatas dalam rentang level support 6.450 dan resistance 6.620 dengan indikator MACD menunjukkan penguatan tren, sejalan dengan RSI yang bergerak naik,” ujar Oktavianus dalam risetnya, Senin (24/8/2026).

Menurut dia, salah satu sentimen yang dapat menopang pergerakan pasar adalah potensi berlanjutnya pelemahan dolar Amerika Serikat.

Kondisi tersebut dapat mendorong investor mengalihkan dana dari dolar AS ke aset safe haven, seperti emas dan perak. Dampaknya, saham emiten produsen emas dalam negeri berpotensi mendapatkan sentimen positif seiring dengan kenaikan harga jual acuan.

ilustrasi emas (magnific/wirestock)
ilustrasi emas (magnific/wirestock)

"Kondisi tersebut seiring dengan rencana pembelian kembali obligasi oleh pemerintah AS yang dinilai dapat mendorong kenaikan harga emas di tengah lemahnya intervensi terhadap imbal hasil US Treasury, khususnya tenor panjang," katanya.

Di sisi lain, harga minyak mentah juga masih menjadi perhatian. Penguatan harga minyak dipengaruhi oleh tingginya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memutus hubungan ekonomi dengan Iran.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi.

baca juga

“Selain itu, dari dalam negeri juga berdampak pada penguatan nilai Rupiah yang bergerak di level Rp17.647 per dolar AS. Sehingga hal ini mendorong stabilitas dan peralihan fund ke emerging market pasca-tekanan bonds yang terjadi di AS,” kata Oktavianus.

Untuk perdagangan saham, Kiwoom Sekuritas memilih tiga saham yang dapat dicermati berdasarkan analisis teknikal, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

ANTM direkomendasikan dengan strategi buy on break pada level 3.200, dengan support 3.100 dan resistance 3.370. Sementara AMRT direkomendasikan buy on break pada level 1.450, dengan support 1.380 dan resistance 1.560.

Adapun BBCA direkomendasikan untuk trading buy, dengan level support 6.200 dan resistance 6.750.

Senada, Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih memiliki peluang menguat terbatas pada perdagangan Senin.

“Untuk Senin, posisi pergerakan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support 6.482 dan resist 6.628,” ujar Herditya.

Herditya mengatakan, investor akan mencermati agenda Jackson Hole Symposium sebagai salah satu sentimen utama pasar. Selain itu, pergerakan harga komoditas emas dan minyak mentah juga diperkirakan menjadi perhatian pelaku pasar.

Ilustrasi grafik pergerakan harga saham dan aktivitas pasar modal (Pexels/Alesia Kozik)
Ilustrasi grafik pergerakan harga saham dan aktivitas pasar modal. (Pexels/Alesia Kozik)

“Untuk sentimen, kami perkirakan akan dipengaruhi oleh 1) Investor menantikan Jackson Hole Symposium; 2) Diperkirakan akan dipengaruhi oleh harga komoditas emas dan minyak mentah yang masih berpeluang menguat; 3) Rebalancing MSCI dan FTSE yang akan efektif di Sep26,” jelasnya.

Ia merekomendasikan investor mencermati PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) pada rentang 865–915, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) pada rentang 605–660, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) pada rentang 2.740–2.840.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Indonesia Bullion Market Association Resmi Diluncurkan, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Indonesia Bullion Market Association Resmi Diluncurkan, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:03 WIB

India Gantikan Indonesia sebagai Pasar Saham yang Paling Tidak Disukai Investor

India Gantikan Indonesia sebagai Pasar Saham yang Paling Tidak Disukai Investor

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Asing Gelontorkan Rp648 Miliar di Sesi I IHSG, Saham AMMN dan BBRI Diborong

Asing Gelontorkan Rp648 Miliar di Sesi I IHSG, Saham AMMN dan BBRI Diborong

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×