Ekonomi Tumbuh 5,11%, Purbaya Klaim Kemiskinan dan Pengangguran Makin Susut di Era Prabowo

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:57 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,11%, Purbaya Klaim Kemiskinan dan Pengangguran Makin Susut di Era Prabowo
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Instagram @menkeuri]
baca 10 detik
  • Ekonomi RI tumbuh 5,11% sepanjang 2025.
  • Pengangguran dan kemiskinan disebut turun pada 2025.
  • Pemerintah menjaga APBN tetap sehat hadapi gejolak global.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mencatat perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat sepanjang 2025. Di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya tensi geopolitik, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada di level 5,11%.

Purbaya menyampaikan capaian tersebut setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurut Purbaya, gejolak geopolitik global telah meningkatkan risiko terhadap stabilitas ekonomi, pasar keuangan, investasi, hingga rantai pasok dunia. Namun, Indonesia dinilai mampu menjaga fundamental ekonominya.

"Hal ini kemudian meningkatkan risiko stabilitas ekonomi, tekanan terhadap pasar keuangan, perlambatan investasi, dan terganggu rantai pasok global. Namun kita harus bersyukur, di tengah gejolak tersebut, stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga," kata Purbaya dalam rapat paripurna DPR, Kamis (27/8/2026).

Ia mengatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,11%. Pada periode yang sama, inflasi tercatat 2,92%, sedangkan defisit anggaran berada di level 2,81% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Purbaya menilai kinerja tersebut tidak hanya tercermin dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya terlihat dari tingkat pengangguran. Ia menyebut tingkat pengangguran pada Agustus 2025 berada di angka 4,85%.

Angka tersebut, menurut Purbaya, menunjukkan penurunan dibandingkan kondisi pada Agustus 2024 yang disebut mencapai 8,57%.

"Tingkat kemiskinan yang juga turun menjadi 8,25% pada September 2025 lebih rendah jika dibandingkan September 2024 yang mencapai 8,57%," jelasnya.

baca juga

Selain pengangguran, pemerintah juga mencatat penurunan tingkat kemiskinan. Pada September 2025, tingkat kemiskinan disebut turun menjadi 8,25%, dari 8,57% pada September 2024.

Pemerintah pun mengaitkan perbaikan tersebut dengan kebijakan fiskal yang dijalankan melalui APBN. Menurut Purbaya, kebijakan fiskal tidak hanya diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah memastikan kesehatan APBN tetap menjadi perhatian utama. Purbaya menegaskan pemerintah akan menjaga kredibilitas fiskal agar APBN tetap memiliki ruang untuk merespons berbagai tekanan ekonomi.

"APBN akan terus dijaga tetap sehat dan kredibel sehingga menjadi instrumen fiskal yang adaptif, responsif dan efektif dalam menstimulasi perekonomian dan mewujudkan kesejahteraan rakyat," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau

Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Strategi Purbaya Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027, Dari Reformasi Regulasi hingga Manufaktur

Strategi Purbaya Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027, Dari Reformasi Regulasi hingga Manufaktur

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Buktikan APBN Sukses Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Warga RI

Purbaya Buktikan APBN Sukses Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Warga RI

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×