Pascagempa NTT, Telkom Akses Turunkan 150 Teknisi dan Hadirkan Layanan Siaga 24 Jam

Fabiola Febrinastri

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:45 WIB
Pascagempa NTT, Telkom Akses Turunkan 150 Teknisi dan Hadirkan Layanan Siaga 24 Jam
Telkom Akses dan Telkom mengerahkan lebih dari 150 teknisi untuk memulihkan infrastruktur jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak gempa bumi, NTT. (Dok: Telkom)

Suara.com - Sesaat setelah gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), langsung mengerahkan lebih dari 150 teknisi untuk memulihkan infrastruktur jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak.

Respons cepat tanggap melalui Telkom Akses menjadi bagian dari upaya TelkomGroup untuk mengidentifikasi dan memastikan ketersediaan konektivitas masyarakat di tengah situasi darurat.

Upaya pemulihan yang dilakukan TelkomGroup telah mengembalikan konektivitas dan layanan digital di wilayah NTT secara penuh hanya dalam waktu tiga hari. Di tengah kondisi pascabencana, proses perbaikan jaringan harus dilakukan dalam situasi yang tidak selalu mudah.

Para teknisi Telkom Akses menelusuri sumber gangguan, memeriksa kondisi jaringan, dan melakukan perbaikan di sejumlah titik, sembari menghadapi medan yang berubah, akses lokasi yang terbatas, hingga potensi bahaya di sekitar area kerja.

Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya mengatakan, “Dalam kondisi bencana, konektivitas bukan lagi sekadar layanan, tetapi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, kami memastikan tim di lapangan dapat bergerak cepat untuk memulihkan infrastruktur jaringan dan mendukung masyarakat agar tetap terhubung,”.

Menurutnya, percepatan pemulihan tidak dapat dipisahkan dari kesiapan personel, koordinasi operasional, serta kemampuan teknisi dalam beradaptasi terhadap kondisi lapangan yang dinamis.

Bagi para teknisi yang terjun langsung ke lapangan, setiap titik gangguan memiliki tantangan tersendiri. Di Ende, misalnya, lokasi pekerjaan berada di kawasan rawan longsor dan berdekatan dengan jurang. Kondisi tersebut membuat proses penarikan maupun penyambungan kabel membutuhkan kewaspadaan ekstra.

Sebelum pekerjaan dimulai, tim terlebih dahulu memastikan kondisi lingkungan, mengidentifikasi potensi bahaya, dan menentukan langkah penanganan yang paling aman.

Pekerjaan kemudian dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip Health, Safety, and Environment (HSE). Penggunaan alat pelindung diri, komunikasi antarpersonel, pemeriksaan kondisi lingkungan, hingga penerapan prosedur kerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap penanganan gangguan.

baca juga

Di tengah tuntutan untuk memulihkan jaringan dengan cepat, keselamatan teknisi tetap menjadi prioritas, terlebih kondisi medan pascabencana dapat berubah sewaktu-waktu.

“Kami mengapresiasi seluruh teknisi yang terus menunjukkan dedikasi untuk hadir di tengah masyarakat NTT. Mereka tidak hanya menjalankan pekerjaan teknis, tetapi juga membawa misi untuk memastikan konektivitas dapat kembali mendukung aktivitas masyarakat. Namun, yang tidak kalah penting, seluruh teknisi harus tetap mengutamakan keselamatan dan dapat kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat,” lanjut Irphan.

Kehadiran teknisi di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat kembali terhubung. Bagi warga yang sedang melalui masa pemulihan, jaringan telekomunikasi membantu mereka menghubungi keluarga, memperoleh informasi, berkoordinasi, hingga kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara bagi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, konektivitas turut mendukung kelancaran koordinasi di lapangan.

Setelah seluruh proses pemulihan site di NTT rampung, tim teknisi Telkom Akses terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah operasional Flores. Kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan juga terus diperkuat untuk memastikan jaringan tetap andal selama fase normalisasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Pemulihan jaringan bukan hanya tentang mengembalikan infrastruktur yang sempat terganggu, tetapi juga membuka kembali akses masyarakat untuk berkomunikasi, memperoleh informasi, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Di balik setiap konektivitas yang kembali terjaga, TelkomGroup melalui Telkom Akses terus hadir di lapangan untuk memastikan masyarakat NTT dapat kembali menjalani aktivitasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Telin Hadirkan ignitePRO dalam BATIC 2026 untuk Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

Telin Hadirkan ignitePRO dalam BATIC 2026 untuk Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:24 WIB

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Telkomsat Sediakan Konektivitas Satelit di Ruteng, Maumere dan Larantuka usai Gempa Flores

Telkomsat Sediakan Konektivitas Satelit di Ruteng, Maumere dan Larantuka usai Gempa Flores

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh 30%

Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh 30%

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Terkini

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×