BRI Ungkap Jurus Jaga Likuiditas, Kredit Tumbuh tapi Dana Murah Digenjot

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 31 Agustus 2026 | 14:41 WIB
BRI Ungkap Jurus Jaga Likuiditas, Kredit Tumbuh tapi Dana Murah Digenjot
Pemaparan kinerja BRI, di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin (31/8/2026).(Dok: BRI)
baca 10 detik
  • LDR industri 88,3%, sementara BRI mencapai 90,8%.
  • BRI selaraskan pertumbuhan kredit dengan kapasitas dana.
  • Dana murah dan anchor client jadi strategi jaga likuiditas.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyiapkan strategi untuk menjaga likuiditas perbankan di tengah dinamika industri keuangan yang memasuki semester II 2026.

Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan, likuiditas menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan sektor perbankan. Salah satu indikator yang dapat mencerminkan kondisi tersebut adalah loan to deposit ratio (LDR).

"Kalau teman-teman lihat loan to deposit ratio industri, itu saat ini di 88,3 persen di triwulan II 2026," kata Viviana dalam paparannya secara virtual, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, LDR BRI tercatat lebih tinggi dibandingkan industri, yakni mencapai 90,8 persen. Meski demikian, perseroan menilai kondisi likuiditas perbankan nasional masih berada pada level yang memadai.

"Kalau kita lihat angka tadi 88,3 persen kemudian BRI-nya 90,8 persen, sebenarnya likuiditas perbankan nasional ini masih bisa kita katakan pada level yang memadai," ujarnya.

Meski kondisi likuiditas masih terjaga, BRI tidak ingin lengah menghadapi perkembangan industri perbankan hingga akhir tahun.

Memasuki semester II 2026, perseroan akan mengelola likuiditas secara disiplin dengan memastikan pertumbuhan kredit tetap sejalan dengan kemampuan menghimpun dana.

"Memasuki semester II tahun 2026, kami akan terus menjaga likuiditas secara disiplin, terutama dengan menyelaraskan antara pertumbuhan kredit dan juga dengan kapasitas penghimpunan dana," tutur Viviana.

Strategi tersebut menjadi penting karena ekspansi kredit yang terlalu agresif tanpa diimbangi pertumbuhan dana pihak ketiga dapat meningkatkan tekanan terhadap likuiditas bank.

baca juga

Untuk menjaga struktur pendanaan tetap sehat dan efisien, BRI juga akan terus memperkuat dana murah atau current account savings account (CASA).

Selain menggenjot dana murah, perseroan memiliki sejumlah anchor client yang diharapkan dapat menopang struktur pendanaan.

"Jadi strategi tersebut akan terus kita jalankan untuk memperkuat dana murah. Kita juga memiliki beberapa anchor client supaya struktur pendanaan kita tetap sehat dan efisien," tegas Viviana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPR dan KKB Naik Daun, Begini Rapor Keuangan BBRI hingga Juni 2026

KPR dan KKB Naik Daun, Begini Rapor Keuangan BBRI hingga Juni 2026

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rahasia BRI Hingga Cetak Kenaikan Laba Bersih BRI Hingga 17,5 Persen

Rahasia BRI Hingga Cetak Kenaikan Laba Bersih BRI Hingga 17,5 Persen

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Elnusa Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Bangun Terminal Terpadu Palaran

Elnusa Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Bangun Terminal Terpadu Palaran

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Ulat Sagu yang Dianggap Hama Ternyata Berpotensi Jadi Sumber Protein, Bagaimana Caranya?

Ulat Sagu yang Dianggap Hama Ternyata Berpotensi Jadi Sumber Protein, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:37 WIB

4 Rekomendasi Skin Tint untuk No Makeup Makeup Look, Kulit Mulus Tanpa Dempul

4 Rekomendasi Skin Tint untuk No Makeup Makeup Look, Kulit Mulus Tanpa Dempul

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Bisnis Batu Bara dan Gas Mau Diambil Alih BLU

Bisnis Batu Bara dan Gas Mau Diambil Alih BLU

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk: Timor Leste Saja Punya 28 Menteri

Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk: Timor Leste Saja Punya 28 Menteri

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:31 WIB

PMEP - Ruangguru Perkuat Karakter Anak PMI di Malaysia Lewat Program Charisma

PMEP - Ruangguru Perkuat Karakter Anak PMI di Malaysia Lewat Program Charisma

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Kia Tarik Puluhan Ribu Unit EV9 Akibat Gangguan Sistem Keamanan

Kia Tarik Puluhan Ribu Unit EV9 Akibat Gangguan Sistem Keamanan

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:30 WIB

The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata

The Bricklayer Malam Ini: Ketika Mantan Pembunuh Bayaran Dipaksa Tinggalkan Semen demi Senjata

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Batam | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Pemuda Kaum Betawi Gugat UU DKJ ke MK, Soroti Aturan Lembaga Adat yang Dinilai Multitafsir

Pemuda Kaum Betawi Gugat UU DKJ ke MK, Soroti Aturan Lembaga Adat yang Dinilai Multitafsir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:24 WIB

×