Suara.com - Dua siswa SMPN 1 Turi berhasil mengembangkan alat pendeteksi kelaikan makanan yang dirancang untuk membantu memastikan keamanan sajian Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berbekal empat sensor, mikrokontroler ESP32, dan biaya pembuatan sekitar Rp500.000, alat yang mereka sebut Detektor MBG mampu membedakan makanan segar dan basi hanya dalam hitungan detik sekaligus mengirimkan hasil pemeriksaan secara real-time ke telepon pintar.