BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 September 2026 | 08:29 WIB
BUMDes Tumbuh, Omzet Melejit dari Rp4,6 Miliar Jadi Rp27,6 Miliar
Ilustrasi. Lokasi pertambangan (Pexels/Tom Fisk)
baca 10 detik
  • Omzet BUMDes Payang Sejahtera naik dari Rp4,6 miliar jadi Rp27,6 miliar.
  • BUMDes mengembangkan usaha katering, laundry, kompos hingga air bersih.
  • Lebih dari 100 petani kakao mencatat pendapatan naik hingga lima kali lipat.

Pengelolaannya juga melibatkan BUMDes Payang Sejahtera. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut terlibat dalam menjaga keberlanjutan fasilitas tersebut.

"Kami tidak hanya melihat void sebagai bagian dari proses pascatambang, tetapi sebagai aset yang dapat dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat," kata Kemal.

Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui KUBE Koetai Harapan Utama di Dusun Berhala, Desa Loa Kulu Kota.

Kelompok usaha pertukangan kayu tersebut sebelumnya menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan peralatan produksi, kualitas produk hingga akses pasar.

MHU kemudian memberikan pelatihan, pendampingan serta dukungan peralatan produksi yang lebih modern bersama sejumlah mitra.

Program tersebut kemudian membuka akses pasar baru. Sejak 2019, kelompok tersebut mendapatkan pembinaan dari pemerintah daerah dan dipercaya memasok meja serta kursi untuk sekolah-sekolah di Kutai Kartanegara.

Program KUBE Koetai Harapan Utama mencatat nilai SROI sebesar 5,23.

Potensi ekonomi masyarakat juga dikembangkan melalui Rumah Cokelat Lung Anai di Desa Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu.

Program tersebut mengembangkan perkebunan kakao masyarakat adat Dayak Kenyah dengan pendekatan hilirisasi.

baca juga

Jika sebelumnya kakao lebih banyak dijual dalam bentuk biji dengan nilai ekonomi terbatas, masyarakat kini didorong mengolah komoditas tersebut menjadi produk bernilai tambah seperti cokelat batangan dan bubuk kakao.

Program ini melibatkan Kelompok Tani Lalut Isau, BUMDes, Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara, Yayasan Peduli Desa Nusantara Madani serta Fakultas Pertanian Universitas Kutai Kartanegara.

MHU turut memberikan dukungan fasilitas pengolahan, termasuk rumah pengering dan mesin pengolahan kakao.

Dampaknya, lebih dari 100 petani mengalami peningkatan pendapatan hingga lima kali lipat. Harga kakao kering fermentasi kini mencapai Rp120.000-Rp150.000 per kilogram, dibandingkan sekitar Rp25.000-Rp30.000 per kilogram untuk biji basah sebelumnya.

Di sisi hilir, sebanyak 12 perempuan lokal telah terlibat dalam aktivitas pengolahan kakao. Rumah Cokelat Lung Anai juga berkembang menjadi pusat pelatihan budidaya dan pengolahan kakao sekaligus destinasi agrowisata.

Produk yang dihasilkan telah mengantongi legalitas SPP-IRT dan NIB. Balai Besar POM di Samarinda juga memberikan pendampingan agar produk tersebut dapat berkembang menuju pasar modern.

Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari pendekatan MHU dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang terintegrasi dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) serta Good Mining Practice.

MHU meraih penghargaan Impactful Program Awards dalam ajang Investortrust CSR Awards 2026 yang digelar di Habitate, Oakwood, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas pendekatan pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi mendorong terciptanya dampak ekonomi dan sosial yang terukur.

Kemal menegaskan, perusahaan ingin memastikan keberadaan MHU di tengah masyarakat memberikan manfaat yang dapat terus berkembang.

"Kami percaya program sosial yang baik harus meninggalkan kemampuan, bukan ketergantungan. Masyarakat harus menjadi pelaku utama dari perubahan yang terjadi di wilayahnya. Peran perusahaan adalah membuka akses, memperkuat kapasitas, dan membangun ekosistem agar manfaat tersebut dapat terus berkembang," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:06 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×