SIG Hidupkan Lagi Semen Kujang, Siap Rebut Pasar Jawa Barat

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 03 September 2026 | 07:17 WIB
SIG Hidupkan Lagi Semen Kujang, Siap Rebut Pasar Jawa Barat
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai strategi memperkuat pangsa pasar di Jawa Barat. Foto ist.
baca 10 detik
  • SIG menghidupkan kembali Semen Kujang untuk membidik pasar Jawa Barat.
  • Semen Kujang diproduksi di Pabrik Narogong dengan standar SNI 7064:2022.
  • Produk baru dibekali teknologi Active Micro Particle agar lebih kuat dan tahan lama.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menghidupkan merek Semen Kujang yang memiliki sejarah panjang di Jawa Barat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan memperkuat penetrasi pasar bahan bangunan di salah satu wilayah dengan potensi konstruksi yang besar.

Semen Kujang resmi diperkenalkan kembali melalui Grand Launching Semen Kujang yang digelar di Hotel InterContinental, Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026). Acara tersebut dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris SIG, mitra distributor, serta 387 toko bangunan dari Purwakarta, Karawang, Subang, Sumedang, dan Bandung.

Peluncuran kembali merek tersebut mengusung tema "Grand Launching Semen Kujang, Lebih Kokoh & Lebih Kuat". SIG memanfaatkan kekuatan historis Semen Kujang untuk mendekatkan portofolio produknya dengan karakter pasar Jawa Barat.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan keputusan menghidupkan kembali Semen Kujang tidak hanya berkaitan dengan produk, tetapi juga strategi membangun kedekatan dengan konsumen di Jawa Barat.

"Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan kembali sebuah produk, tetapi menjadi awal dari interaksi dan pengalaman baru bersama pelanggan. Hari ini, kita bersama-sama menyambut kembalinya Semen Kujang," kata Indrieffouny.

Menurutnya, potensi pasar Jawa Barat serta kedekatan masyarakat dengan merek tersebut menjadi salah satu pertimbangan SIG untuk kembali menghadirkan Semen Kujang.

Perseroan berharap produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan pembangunan sekaligus memanfaatkan kekuatan local heritage sebagai pembeda di tengah persaingan industri semen dan bahan bangunan.

Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan menegaskan Semen Kujang bukanlah merek baru. Produk tersebut merupakan bagian dari perjalanan pembangunan Jawa Barat sejak pertama kali diperkenalkan pada 1975.

"Kami ingin mengembalikan merek yang menjadi kebanggaan warga Sunda, sekaligus menghadirkan produk dengan teknologi mutakhir yang lebih kokoh, relevan, dan siap menjawab tantangan masa depan," ujar Dicky.

baca juga

Semen Kujang merupakan semen tipe Portland Composite Cement (PCC) yang telah memenuhi SNI 7064:2022. Produk ini diproduksi oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, di Pabrik Narogong, Jawa Barat.

Dari sisi teknologi, Semen Kujang dibekali Active Micro Particle, yakni inovasi berupa butiran mikro yang dirancang untuk mengisi rongga material secara lebih optimal.

Teknologi tersebut diklaim mampu menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan tahan lama. Produk ini juga dikembangkan dengan karakteristik daya rekat kuat, permukaan lebih halus, serta hasil pengecoran yang lebih padat.

Kembalinya Semen Kujang sekaligus memperluas portofolio merek SIG di pasar domestik. Saat ini, perseroan memiliki sejumlah merek semen yang telah dikenal masyarakat, mulai dari Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Semen Baturaja, Semen Andalas hingga Dynamix.

Strategi menghidupkan kembali merek dengan identitas lokal tersebut menunjukkan upaya SIG untuk tidak hanya bersaing melalui kapasitas produksi dan kualitas produk, tetapi juga melalui kedekatan merek dengan konsumen di masing-masing wilayah.

SIG menargetkan Semen Kujang dapat menjangkau lebih luas ekosistem konstruksi Jawa Barat, mulai dari distributor dan toko bangunan hingga kontraktor, pengembang, konsultan, tukang bangunan, serta masyarakat umum.

"Melalui Semen Kujang, kami ingin semakin dekat dengan para distributor, toko bangunan, kontraktor, pengembang, konsultan, tukang bangunan, serta seluruh masyarakat Jawa Barat. Karena kami percaya bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari kolaborasi seluruh pelaku industri," kata Indrieffouny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba SMGR Meledak 471%, Penjualan Semen Tembus 18,28 Juta Ton di Semester I 2026

Laba SMGR Meledak 471%, Penjualan Semen Tembus 18,28 Juta Ton di Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:11 WIB

Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau

Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Semen di Aceh Mulai Langka, SIG Genjot Produksi dan Tegaskan Harga Tak Naik

Semen di Aceh Mulai Langka, SIG Genjot Produksi dan Tegaskan Harga Tak Naik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×