IHSG Masih Bertahan di Level 6.600 Pagi Ini, Pantau CUAN

Achmad Fauzi

Senin, 07 September 2026 | 09:21 WIB
IHSG Masih Bertahan di Level 6.600 Pagi Ini, Pantau CUAN
IHSG Masih bertahan di level 6.600 pagi ini. [Antara]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat ke level 6.652 pada sesi perdagangan Senin, 7 September 2026.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak konsolidasi di rentang 6.600 hingga 6.700 pada pekan ini.
  • Rilis data inflasi Amerika Serikat tanggal 11 September 2026 menjadi sentimen global penentu arah pasar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menghijau di awal sesi perdagangan, Senin, 7 September 2026. IHSG Dibuka ke level 6.652.

Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.10 WIB, IHSG masih bergerak positif dengan naik tipis 0,06 pers ke level 6.640

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 5,32 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp1,81 triliun serta frekuensi sebesar 301.360 kali.

Di waktu itu, terdapat 272 saham menghijau, sedangkan, 298 saham merosot. Sisanya, 393 saham masih belum bergerak alias stagnan.

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
IHSG masih menghijau pagi Ini. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Adapun, berikut beberapa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • MEDS
  • HALO
  • LABS
  • DKHH
  • KAEF

Top Loser

  • LUCY
  • PTSP
  • SURE
  • UDNG
  • AKSI

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi pada perdagangan pekan ini setelah mencatat penguatan signifikan sepanjang pekan lalu.

baca juga

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas,
Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren bullish karena bergerak di atas MA20 dengan indikator MACD yang masih positif. Meski demikian, momentum penguatan mulai melandai setelah indeks gagal bertahan di area 6.700.

"IHSG cenderung konsolidasi di rentang 6.600–6.700, dengan 6.700 sebagai resistance dan 6.600 sebagai support," tulis riset tersebut.

Pergerakan IHSG pada pekan ini juga akan dipengaruhi oleh sentimen global, khususnya data inflasi Amerika Serikat (AS).

Data Consumer Price Index (CPI) AS yang dijadwalkan dirilis pada 11 September 2026 dinilai menjadi katalis utama bagi pasar.

Konsensus memperkirakan inflasi headline berada di level 3,4 persen secara tahunan (YoY), sementara inflasi inti (core) diperkirakan sebesar 2,4 persen YoY.

Data tersebut menjadi semakin penting setelah laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS sebelumnya tercatat jauh lebih kuat dari ekspektasi. Kondisi tersebut turut membuat peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada September kembali berada di sekitar 60 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Saham Ini Dinilai Bisa Cuan

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Saham Ini Dinilai Bisa Cuan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:30 WIB

Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

Terkini

Beli Rumah Tak Cukup Modal Niat, Cicilan Harus Disesuaikan Penghasilan

Beli Rumah Tak Cukup Modal Niat, Cicilan Harus Disesuaikan Penghasilan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:16 WIB

BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Permudah Layanan Keuangan bagi PMI

BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Permudah Layanan Keuangan bagi PMI

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 19:14 WIB

Duduk Perkara Dugaan PT PSMI Serobot Lahan Inhutani V hingga Berujung Sitaan Rp1 Triliun

Duduk Perkara Dugaan PT PSMI Serobot Lahan Inhutani V hingga Berujung Sitaan Rp1 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:12 WIB

BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Perluas Akses Finansial Diaspora Indonesia

BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Perluas Akses Finansial Diaspora Indonesia

Sumut | Kamis, 10 September 2026 | 19:12 WIB

Geger Napi Bebas Gunakan HP di Lapas Ujungtanjung Rokan Hilir

Geger Napi Bebas Gunakan HP di Lapas Ujungtanjung Rokan Hilir

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 19:10 WIB

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:08 WIB

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 19:06 WIB

Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli

Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 19:00 WIB

Mengapa Pola Kekerasan Aparat Terus Berulang? Aktivis Bongkar Bahaya Doktrin Militerisme

Mengapa Pola Kekerasan Aparat Terus Berulang? Aktivis Bongkar Bahaya Doktrin Militerisme

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:54 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar

Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar

Jakarta | Kamis, 10 September 2026 | 18:52 WIB

×