Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi

M Nurhadi

Senin, 07 September 2026 | 07:20 WIB
Saham CUAN dan BUMI Masuk 'Radar' di Tengah Gejolak Inflasi
PT BUMI Resources Tbk [Suara.com/HD-AI]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Konsumen Indonesia pada Agustus 2026 naik 0,21 persen MoM dan inflasi tahunan mencapai 3,19 persen YoY.
  • Lonjakan inflasi didorong oleh sektor pangan serta kenaikan biaya produksi dan harga komoditas grosir secara global.
  • Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 mencatatkan surplus tipis sebesar USD0,1 miliar akibat perlambatan ekspor dan impor.

Suara.com - Menjelang akhir kuartal ketiga tahun ini, tantangan daya beli dan stabilitas harga kembali menjadi sorotan seiring dengan rilis data makroekonomi terbaru. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2026 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,21 persen secara bulanan (Month-on-Month/MoM).

Catatan ini secara resmi membalikkan tren deflasi 0,14 persen MoM yang sempat mewarnai perekonomian pada bulan sebelumnya.

Berdasarkan analisis terkini, lonjakan angka bulanan tersebut membawa tingkat inflasi tahunan kembali merangkak naik ke atas level 3 persen, tepatnya berada di posisi 3,19 persen secara Year-on-Year (YoY).

Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan laju inflasi pada Juli 2026 yang sempat tertahan di level 2,88 persen.

Pendorong utama terkereknya inflasi bulanan ini bersumber dari gejolak harga kebutuhan pokok. Sektor pangan menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan kontribusi mencapai 0,17 poin persentase.

Kenaikan tajam pada harga daging ayam ras, yang menyumbang 0,17 poin persentase, menjadi motor utama yang mengerek indeks harga.

Meskipun di sisi lain terdapat penurunan harga pada komoditas bumbu-bumbuan yang memberikan dampak deflasi sebesar minus 0,06 poin persentase, hal tersebut nyatanya tidak cukup kuat untuk menahan laju inflasi pangan secara keseluruhan.

Lebih lanjut, tekanan inflasi tidak hanya terjadi pada kelompok harga bergejolak, melainkan juga merambat pada inflasi inti. Inflasi inti tercatat terus merangkak naik menyentuh 2,92 persen YoY pada Agustus 2026, lebih tinggi dari bulan Juli yang berada di 2,76 persen.

Meskipun harga emas global cenderung stabil secara tahunan, akselerasi inflasi inti ini mencerminkan dua hal esensial: permintaan domestik yang masih tergolong solid di tengah masyarakat, serta adanya transmisi (pass-through) dari biaya produksi yang lebih tinggi ke harga akhir konsumen.

baca juga

Tekanan beban produksi ini terlihat jelas pada Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) yang berakselerasi ke angka 6,18 persen YoY pada Agustus 2026, naik dari 5,70 persen pada bulan sebelumnya.

Lonjakan pada tingkat grosir ini dipicu oleh melambungnya harga komoditas bijih besi dan mineral, serta produk utilitas seperti listrik, gas, dan air, yang secara kategori melonjak tajam menjadi 14,5 persen YoY dari sebelumnya 12,7 persen.

Melihat gejolak pangan dan energi yang masih membayangi prospek ke depan, tim analis memproyeksikan bahwa inflasi konsumen memiliki risiko tinggi untuk menyentuh batas atas target Bank Indonesia (BI) di level 3,5 persen pada akhir tahun 2026. Situasi ini memunculkan spekulasi kuat dari sisi kebijakan moneter.

Bank sentral dinilai tidak akan segan untuk kembali mengambil opsi menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) apabila inflasi terus menekan batas atas target, terlebih jika fenomena ini dibarengi dengan munculnya kembali tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Sementara itu, dari sisi aktivitas perdagangan internasional, neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 mencatatkan surplus yang tergolong tipis. Setelah sempat terpuruk dalam defisit selama dua bulan berturut-turut—termasuk defisit USD0,45 miliar pada Juni 2026—neraca dagang bulan Juli berhasil kembali positif dengan surplus sebesar USD0,1 miliar.

Secara akumulatif Year-to-Date (YTD), surplus perdagangan tercatat naik sangat tipis menjadi USD3,7 miliar dari posisi USD3,6 miliar pada bulan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar

Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar

News | Jum'at, 04 September 2026 | 14:53 WIB

IHSG Bergerak ke Level 6.900 Pagi Ini, Pantau BBCA

IHSG Bergerak ke Level 6.900 Pagi Ini, Pantau BBCA

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 09:20 WIB

Awas Jebakan Betmen Batas Harga Minimum Saham Rp1

Awas Jebakan Betmen Batas Harga Minimum Saham Rp1

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 17:42 WIB

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 13:20 WIB

Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa

Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×