Gagal Bayar Pos Indonesia Berlanjut, Investor Tolak Restrukturisasi

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 08 September 2026 | 13:14 WIB
Gagal Bayar Pos Indonesia Berlanjut, Investor Tolak Restrukturisasi
Ilustrasi. Rencana restrukturisasi PT Pos Indonesia (Persero) gagal total. Pemegang Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap II Tahun 2025 menolak dua agenda penting yang diajukan perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (RUPSI). Foto Pos Indonesia.
baca 10 detik
  • Pemegang sukuk Rp459,6 miliar menolak restrukturisasi Pos Indonesia.
  • Waiver financial covenant 2025-2026 juga tidak disetujui.
  • RUPSI sah dengan tingkat kehadiran pemegang sukuk 91,92%.

Suara.com - Rencana restrukturisasi PT Pos Indonesia (Persero) gagal total. Pemegang Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap II Tahun 2025 menolak dua agenda penting yang diajukan perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (RUPSI).

Dalam keterbukaan informasi pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (8/9/2026), RUPSI yang digelar pada akhir pekan lalu tersebut membahas tiga agenda utama, yakni pembaruan kondisi PT Pos Indonesia, permohonan persetujuan restrukturisasi sebagai bagian dari rencana pemulihan melalui Rencana Transformasi dan Restrukturisasi, serta permohonan persetujuan waiver atas financial covenant laporan keuangan audited untuk periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2026.

Berdasarkan pengumuman ringkasan risalah RUPSI yang diterbitkan pada 8 September 2026, pemegang sukuk secara sah dan mengikat memutuskan tidak menyetujui Agenda 2 dan Agenda 3.

"Pemegang Sukuk dalam RUPSI sah dan mengikat serta memutuskan tidak menyetujui Agenda RUPSI 2 & 3," demikian keterangan dalam pengumuman tersebut.

Agenda 2 berkaitan dengan permintaan persetujuan restrukturisasi PT Pos Indonesia sebagai bagian dari rencana pemulihan perusahaan melalui Rencana Transformasi dan Restrukturisasi. Sementara Agenda 3 menyangkut permintaan waiver atau pengesampingan atas financial covenant berdasarkan laporan keuangan audited tahunan untuk periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2026.

Penolakan tersebut menjadi sorotan karena nilai pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap II Tahun 2025 mencapai Rp500 miliar.

Dalam RUPSI, jumlah pemegang sukuk dan/atau kuasanya yang hadir mencapai Rp459,6 miliar atau 91,92% dari jumlah pokok sukuk yang belum dilunasi, setelah memperhitungkan sukuk yang dimiliki oleh emiten dan/atau afiliasinya.

Dengan tingkat kehadiran tersebut, persyaratan kuorum terpenuhi sehingga RUPSI dinyatakan sah dan berhak mengambil keputusan yang sah serta mengikat pemegang sukuk.

Sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK No. 20/POJK.04/2020, keputusan RUPSI dapat diambil apabila disetujui sedikitnya tiga perempat bagian dari jumlah sukuk yang hadir dalam rapat umum pemegang sukuk.

baca juga

Adapun agenda pertama yang berisi penjelasan mengenai kondisi PT Pos Indonesia bersifat informatif sehingga tidak dilakukan pemungutan suara maupun pengambilan keputusan.

RUPSI tersebut dihadiri manajemen PT Pos Indonesia, yakni Direktur Utama Muhammad Iskandar dan Direktur Keuangan Fathul Anwar. Selain itu hadir PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Wali Amanat, Notaris Jose Dima Satria, serta para pemegang sukuk dan kuasanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:56 WIB

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

Drama Utang BUMN Karya: Waskita Diberi Waktu, PTPP Tak Diberi Jalan

Drama Utang BUMN Karya: Waskita Diberi Waktu, PTPP Tak Diberi Jalan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×