Tulus Abadi Nilai Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Masih Wajar

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 07 September 2026 | 14:38 WIB
Tulus Abadi Nilai Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Masih Wajar
Harga BBM non subsidi sangat penting diketahui publik sebagai pengguna BBM sekaligus sebagai bentuk akuntabilitas. (Dok: Pertamina)

Suara.com - Keputusan pemerintah dan Pertamina tidak menaikkan seluruh harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 September 2026 dinilai menunjukkan upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan penyesuaian harga energi. Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai penyesuaian terhadap sebagian BBM nonsubsidi masih wajar sepanjang mengacu pada formula yang berlaku dan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat.

"Transparansi pembentuk harga dan kebijakan harga BBM non subsidi sangat penting diketahui publik sebagai pengguna BBM sekaligus sebagai bentuk akuntabilitas. Fenomena seperti ini sangat penting agar masyarakat mengerti aspek bisnis proses dan product knowledge terhadap BBM non subsidi. Masyarakat juga harus mengerti bahwa lebih dari 60 persen BBM yang digunakannya adalah masih diimpor," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Tulus mengakui kondisi makro ekonomi saat ini cukup berat bagi kelas menengah. Dia menjelaskan secara rinci, kelas menengah tetap akan menerima kenaikan harga BBM non subsidi karena pilihannya sulit. Tulus juga mengingatkan adanya potensi efek domino atas kebijakan ini.

"Efek domino ini bisa memicu kelesuan ekonomi. Yang harus memitigasi hal ini idealnya bukan hanya Pertamina, tetapi juga pemerintah. Pemerintah harus mencari skema kebijakan untuk memberikan insentif bagi kelas menengah, baik skema fiskal maupun non fiskal. Misalnya memperkuat subsidi pada transportasi publik massal, yang ada di Jabodetabek. Sehingga jika kelas menengah berat dengan pengeluaran BBM-nya untuk transportasinya, maka didorong untuk migrasi pada angkutan umum massal," ujarnya.

Pada 1 September 2026 dimulai pukul 00:00 WIB, Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak berubah. Harga BBM subsidi Pertalite dan Biosolar juga tetap.

Pertamax Turbo kini Rp19.600 per liter dari Rp18.300, Dexlite Rp23.700 dari Rp19.700, dan Pertamina Dex Rp25.200 dari Rp21.150. Sementara Pertamax tetap Rp15.950 per liter dan Pertamax Green 95 dari Rp16.600 per liter mengalami penyesuaian harga menjadi Rp19.150 pada 2 September 2026.

"Sesuai regulasi harga BBM non subsidi memang domainnya operator, yang merujuk pada harga ICP atau Harga Patokan Minyak Mentah Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM, kemudian juga kurs rupiah terhadap dolar Amerika, bahkan inflasi. Itu premis dasarnya," kata Tulus.

Ketersediaan BBM

Tulus mengingatkan, selain persoalan harga, aspek ketersediaan produk BBM menjadi hal yang paling penting. Dia juga  mendorong Pertamina untuk dapat menjaga keandalan ketersediaan dan pasokan BBM, baik non subsidi maupun subsidi. Hal ini menjadi hak yang paling mendasar bagi konsumen.

baca juga

Terkait pengumuman yang mendadak, Tulus menilai hal ini memiliki alasan tertentu. "Pengumuman mendadak atau beberapa saat sebelumnya memiliki plus dan minus. Jika diumumkan beberapa hari sebelumnya berpotensi terjadi penimbunan, penyalahgunaan. Tetapi yang penting soal basis informasi dan alasan kebijakan itu dilakukan harus absah dan jernih," kata dia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:22 WIB

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat Dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi di IdeaFest

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat Dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi di IdeaFest

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:09 WIB

Pertamina Dorong Generasi Muda Pahami Strategi Pertumbuhan Ganda dan Transisi Energi

Pertamina Dorong Generasi Muda Pahami Strategi Pertumbuhan Ganda dan Transisi Energi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:57 WIB

Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:57 WIB

80% Distribusi Energi Jawa Bagian Barat Lewat RU VI Balongan, Kapal Siaga 24 Jam

80% Distribusi Energi Jawa Bagian Barat Lewat RU VI Balongan, Kapal Siaga 24 Jam

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Terkini

Perintah Prabowo ke Polri: Sikat Korporasi Penyebab Karhutla, Cabut Izinnya Bila Perlu!

Perintah Prabowo ke Polri: Sikat Korporasi Penyebab Karhutla, Cabut Izinnya Bila Perlu!

News | Senin, 07 September 2026 | 14:32 WIB

Sukses Tumbangkan Borneo FC, Shin Tae-yong Garansi Persija Akan Lebih Sangar Lawan Persib

Sukses Tumbangkan Borneo FC, Shin Tae-yong Garansi Persija Akan Lebih Sangar Lawan Persib

Bola | Senin, 07 September 2026 | 14:32 WIB

Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke  Kuta Tengah

Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke Kuta Tengah

Sumut | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

News | Senin, 07 September 2026 | 14:23 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:22 WIB

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Ancaman Bencana Kepung Jogja, DPRD Sindir Pemda: Anggaran Beli Tanah Ada, Keselamatan Warga Tak Ada

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 14:21 WIB

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

Praktisi Hukum Dukung Perampasan Aset Tanpa Pidana untuk Kejar Harta Koruptor

News | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Purbaya Tunggu Prosedur Clear untuk Bayar Cicilan Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:16 WIB

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

12 Arti Mimpi Ditangkap Polisi atau Dikejar Orang Menurut Primbon

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 14:15 WIB

×