Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar

Achmad Fauzi

Selasa, 08 September 2026 | 19:51 WIB
Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar
Ilustrasi Bitcoin. (Unsplash/Bermix)
baca 10 detik
  • ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus dana masuk sebesar 3,8 miliar dolar AS pada 17 Agustus hingga 4 September 2026.
  • Harga Bitcoin terkoreksi di bawah 80.000 dolar AS meskipun minat investasi institusional tetap kuat selama periode tersebut.
  • Pasar kripto menantikan rilis data inflasi AS serta pertemuan FOMC pada 15-16 September 2026 untuk melihat kebijakan The Fed.

Suara.com - Harga Bitcoin masih bergerak volatil dan berada di bawah level 80.000 dolar AS. Namun di tengah tekanan tersebut, minat investor institusional justru masih terlihat kuat melalui arus dana masuk ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.

Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot di AS mencatat net inflow sekitar 3,8 miliar dolar AS selama tiga pekan perdagangan berturut-turut pada periode 17 Agustus hingga 4 September 2026.

Pada saat yang sama, total aset bersih ETF Bitcoin spot telah berada di kisaran 101,3 miliar dolar AS.

Arus dana tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika harga Bitcoin justru mengalami koreksi. Bitcoin sempat turun dari kisaran 81.200 dolar AS ke bawah 79.000 dolar AS.

Ilustrasi trading crypto / bitcoin. (Dok. Freepik)
Ilustrasi trading crypto / bitcoin. (Dok. Freepik)

Berdasarkan data CoinGecko pada Selasa (8/9/2026), Bitcoin bergerak pada rentang sekitar 78.200 dolar AS hingga 79.600 dolar AS.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek tidak selalu sejalan dengan arus dana yang masuk ke ETF.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, mengatakan konsistensi arus masuk ETF menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat dinamika permintaan Bitcoin.

"Yang menarik bukan hanya besarnya arus masuk, tetapi konsistensinya ketika harga Bitcoin sedang mengalami tekanan. Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga jangka pendek dan arus dana ke ETF tidak selalu bergerak searah, serta perlu melihat Bitcoin dalam horizon yang lebih panjang, alih-alih bereaksi terhadap pergerakan harian," ujarnya di Jakarta, Selasa (8/9/2026)/

Pasar Kripto Menanti Data Inflasi AS

baca juga

Meski arus dana institusional masih positif, investor tetap perlu mencermati faktor makroekonomi Amerika Serikat.

Pasar akan mendapatkan sejumlah data penting sebelum pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15-16 September 2026.

Producer Price Index (PPI) dijadwalkan dirilis pada 10 September, kemudian disusul Consumer Price Index (CPI) pada 11 September.

Data tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan pasar dalam membaca arah kebijakan suku bunga The Fed.

Saat ini, berdasarkan ekspektasi pasar, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin mencapai 58,4 persen. Sementara peluang suku bunga tetap berada di level saat ini mencapai 41,6 persen.

Ekspektasi tersebut turut dipengaruhi kondisi pasar tenaga kerja AS. Data Agustus menunjukkan terdapat penambahan 162.000 lapangan kerja dengan tingkat pengangguran sebesar 4,1 persen.

Namun, ekspektasi tersebut masih dapat berubah seiring keluarnya data inflasi sebelum pertemuan FOMC.

Aloysia mengatakan arus dana ETF maupun data ekonomi AS perlu dilihat secara bersamaan untuk memahami arah pasar Bitcoin.

"Arus dana ETF memberikan gambaran mengenai permintaan institusional, sementara PPI, CPI, dan keputusan The Fed akan menentukan bagaimana pasar membaca kondisi makro berikutnya. Namun, investor tetap perlu melihat seluruh indikator tersebut secara menyeluruh, melakukan riset mandiri (DYOR), dan tidak menjadikan satu data sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Bangkit dari Titik Terendah, Strategi Investasi Terukur Jadi Sorotan

Bitcoin Bangkit dari Titik Terendah, Strategi Investasi Terukur Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 07:00 WIB

Bitcoin cs Turun, Indeks CFX10 Meloyo 0,12 Persen

Bitcoin cs Turun, Indeks CFX10 Meloyo 0,12 Persen

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:50 WIB

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin Cs Lagi Hijau

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin Cs Lagi Hijau

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta

Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Tips Tampil Bersinar di Depan Panggung dalam Buku Let's Speak

Tips Tampil Bersinar di Depan Panggung dalam Buku Let's Speak

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Permata Bank Raih Laba Bersih Rp2,6 Triliun hingga Kuartal III 2026

Permata Bank Raih Laba Bersih Rp2,6 Triliun hingga Kuartal III 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:27 WIB

Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!

Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:18 WIB

×