- Harga rata-rata nasional sejumlah bahan pangan strategis di pasar tradisional dilaporkan turun pada Rabu, 9 September 2026.
- Telur ayam ras segar mengalami penurunan harga paling tajam secara nasional yaitu anjlok hingga lebih dari 15 persen.
- Bawang merah, bawang putih, berbagai kategori beras, dan cabai mayoritas mengalami koreksi penurunan harga di pasaran.
Suara.com - Harga sejumlah bahan pangan strategis di pasar tradisional mulai turun pada Rabu (9/9/2026). Penurunan paling dalam terjadi pada komoditas telur ayam ras segar yang anjlok hingga lebih dari 15 persen.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.35 WIB, harga rata-rata telur ayam ras segar secara nasional kini berada di level Rp25.100 per kilogram.
Harga tersebut turun sekitar 15,35 persen atau Rp4.550 dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan harga telur menjadi yang paling tajam dibandingkan sejumlah komoditas pangan strategis lainnya.
Bukan hanya telur, harga sejumlah bahan pokok lain juga ikut mengalami penurunan. Harga bawang merah ukuran sedang tercatat sebesar Rp35.100 per kilogram, sementara bawang putih ukuran sedang berada di angka Rp36.000 per kilogram.

Harga bawang merah tercatat turun sekitar 8,71 persen atau Rp3.350. Sementara harga bawang putih merosot sekitar 8,75 persen atau Rp3.450.
Penurunan juga terjadi pada seluruh kategori beras. Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kilogram dan beras kualitas bawah II Rp14.400 per kilogram.
Kemudian, beras kualitas medium I dijual dengan harga rata-rata Rp15.750 per kilogram dan medium II Rp15.500 per kilogram.
Untuk beras kualitas premium, harga beras kualitas super I berada di level Rp16.850 per kilogram. Sementara beras kualitas super II tercatat Rp16.050 per kilogram.
Harga cabai juga mayoritas mengalami koreksi. Cabai merah besar tercatat Rp39.300 per kilogram dan cabai rawit hijau Rp45.450 per kilogram.
Sementara cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp74.800 per kilogram, meski mengalami penurunan cukup signifikan.
Di sisi lain, harga cabai merah keriting justru mengalami kenaikan. Harga rata-rata komoditas tersebut tercatat Rp51.950 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar juga turun menjadi Rp35.550 per kilogram. Sedangkan harga daging sapi kualitas I berada di level Rp143.600 per kilogram.
Komoditas gula dan minyak goreng turut mengalami pergerakan harga. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.400 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di level Rp18.500 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.750 per kilogram. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing berada di angka Rp23.600 dan Rp22.700 per kilogram.