- Shin Tae-yong membantah kabar peminjaman Shayne Pattynama dari Persija ke Arema FC.
- Shayne Pattynama absen pada laga perdana Super League 2026/2027 murni karena cedera.
- Isu transfer mencuat setelah Persija sebelumnya resmi meminjamkan Mauro Zijlstra ke Arema FC.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan bahwa Shayne Pattynama tetap bertahan di skuad Macan Kemayoran dan tidak dipinjamkan ke Arema FC. Absennya bek sayap naturalisasi tersebut pada laga pembuka murni disebabkan masalah kebugaran akibat cedera fisik.
Pernyataan resmi juru taktik asal Korea Selatan ini sekaligus mematahkan spekulasi liar yang beredar di kalangan pendukung klub. Manajemen klub memastikan komitmen pemain bertahan tersebut tetap berjalan bersama skuad utama musim ini.
Kepastian kondisi pemain terungkap saat latihan tim digelar di Persija Training Ground, Depok, Selasa (8/9/2026). Shin Tae-yong meluruskan kesalahpahaman publik terkait komposisi pemain yang dibawa saat bertandang ke Samarinda.

"Bukan begitu, dia tidak masuk ke dalam daftar pemain karena sedang cedera," kata Shin Tae-yong ketika memimpin latihan Persija di Persija Training Ground, Depok, Selasa (8/9/2026).
Pria berkebangsaan Korea Selatan itu menilai spekulasi kepindahan muncul hanya karena ketidakhadiran sang pemain di lapangan. Tim medis saat ini masih memantau perkembangan pemulihan cedera sang bek.
"Saat itu dia tidak bisa masuk skuad akibat cedera tersebut, makanya rumor seperti itu muncul," ungkap Shin Tae-yong.
Spekulasi kepindahan mencuat usai nama Shayne menghilang dari daftar pemain saat Persija menantang Borneo FC Samarinda pada pekan pertama Super League 2026/2027. Pada laga di Stadion Segiri tersebut, Sabtu (5/9/2026), Persija sebenarnya sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas tuan rumah.
Isu peminjaman semakin memanas lantaran manajemen Macan Kemayoran sebelumnya telah resmi melepas Mauro Zijlstra ke Arema FC dengan status pinjaman. Keputusan transfer sebelumnya membuat publik berspekulasi bahwa Shayne akan menyusul jejak Zijlstra ke Malang.
Riwayat menit bermain sang pemain juga menjadi pemicu kuat munculnya kabar burung tersebut. Sejak merapat ke ibu kota pada pertengahan musim 2025/2026, ia masih berjuang keras menembus pilihan utama pelatih.
Sepanjang musim lalu, bek kiri tersebut hanya mencatatkan 10 penampilan di panggung Super League. Dari total laga tersebut, dirinya cuma satu kali diturunkan sejak menit awal pertandingan.
Situasi persaingan internal skuad yang ketat membuat rumor kepergian sang pemain cepat direspons publik. Namun, tim pelatih mengonfirmasi bahwa sang pemain tetap masuk dalam rencana strategi tim musim ini.