Investor Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Industri Mulai Berubah

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 10 September 2026 | 10:23 WIB
Investor Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Industri Mulai Berubah
Jumlah investor aset kripto di Indonesia terus bertambah di tengah volatilitas pasar global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto mencapai 22,93 juta orang hingga Juli 2026. Foto ist.
baca 10 detik
  • Investor kripto RI tembus 22,93 juta hingga Juli 2026.
  • Investor mulai bergeser dari kejar harga ke strategi jangka panjang.
  • Lonjakan investor memperbesar tantangan literasi dan manajemen risiko.

Suara.com - Jumlah investor aset kripto di Indonesia terus bertambah di tengah volatilitas pasar global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto mencapai 22,93 juta orang hingga Juli 2026.

Lonjakan jumlah investor tersebut turut mendorong perubahan karakter industri aset digital di Indonesia. Investor mulai dinilai tidak lagi semata-mata mengejar pergerakan harga, tetapi semakin memperhatikan profil risiko, diversifikasi aset, hingga strategi investasi jangka panjang.

Presiden Direktur OSL Indonesia Ivan Arilito mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan industri aset kripto mulai memasuki fase yang lebih matang dan terstruktur.

Menurut dia, penguatan infrastruktur, regulasi, serta meningkatnya partisipasi institusional menjadi faktor yang dapat mendorong terbentuknya ekosistem aset digital yang lebih terpercaya.

"Indonesia dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan aset digital," kata Ivan, Rabu (10/9/2026).

Dia menilai Indonesia memiliki basis populasi yang besar dan tingkat adopsi aset kripto yang tinggi. Di sisi lain, kerangka regulasi perdagangan aset kripto juga terus diperkuat di bawah pengawasan OJK.

Namun, pertumbuhan jumlah investor tersebut juga membawa tantangan besar dari sisi literasi dan manajemen risiko. OSL Indonesia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan tren atau pergerakan harga.

Investor didorong melakukan Do Your Own Research (DYOR) dengan memahami karakteristik, mekanisme, serta dokumentasi dari setiap aset digital sebelum melakukan transaksi.

Ivan mengatakan perkembangan aset digital dengan karakteristik yang relatif lebih stabil, seperti Bitcoin, USDGO, USDT, dan XAUT, turut membuka peluang diversifikasi bagi investor. Meski demikian, setiap aset tetap memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda.

baca juga

"Ini menjadi pondasi kami untuk menghadirkan lebih dari sekadar platform trading, tetapi juga wadah bagi masyarakat Indonesia bertumbuh bersama," ujar Ivan.

OSL Indonesia juga mengembangkan layanan berbasis Voice of Customer (VoC) untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan investor lokal. Dari sisi keamanan, perusahaan memperkenalkan Auth & Funding Upgrade yang mencakup peningkatan autentikasi serta keamanan dalam proses deposit dan penarikan dana.

Di tengah jumlah investor yang terus meningkat, kebutuhan terhadap informasi pasar juga semakin besar. OSL Indonesia berencana menghadirkan Market Buzz, layanan yang menyediakan informasi, data, dan perkembangan pasar secara real-time agar pengguna dapat memahami sentimen serta pergerakan pasar dengan lebih baik.

Pertumbuhan investor muda menjadi salah satu faktor yang membuat kebutuhan edukasi semakin penting. Semakin banyak masyarakat yang masuk ke pasar aset digital berarti semakin besar pula kebutuhan untuk memahami risiko investasi, termasuk volatilitas harga, potensi kehilangan modal, likuiditas, teknologi, dan perubahan regulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin cs Melonjak, Indeks CFX10 Naik Tipis 0,18%,

Harga Bitcoin cs Melonjak, Indeks CFX10 Naik Tipis 0,18%,

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 13:39 WIB

Rakyat Simpan Emas di Bawah Bantal, Konglomerat Simpan Aset di Luar Negeri

Rakyat Simpan Emas di Bawah Bantal, Konglomerat Simpan Aset di Luar Negeri

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:56 WIB

Pasar Kripto Indonesia Sudah Matang, Ditopang Adospi Ritel

Pasar Kripto Indonesia Sudah Matang, Ditopang Adospi Ritel

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×