Kebijakan Tax Holiday Resmi Berakhir

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 10 September 2026 | 10:32 WIB
Kebijakan Tax Holiday Resmi Berakhir
Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Pasar Minggu, Rabu (14/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Tax holiday resmi berakhir sejak akhir 2025.
  • Pemerintah kaji subsidi energi dan QRTC sebagai insentif pengganti.
  • Aturan investasi asing di bisnis SPKLU kini dibuat lebih fleksibel.

Suara.com - Fasilitas pembebasan atau pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) badan melalui skema tax holiday resmi berakhir. Pemerintah kini tengah menyiapkan skema insentif baru untuk menjaga daya saing Indonesia dalam menarik investasi.

Direktur Deregulasi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dendy Apriandi, mengatakan masa pengajuan fasilitas tax holiday berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2024 telah berakhir pada 31 Desember 2025.

“Seperti kita ketahui saat ini untuk insentif tax holiday berdasarkan PMK 69 sudah berakhir sejak akhir tahun lalu. Jadi kalau ditanya Pak tax holiday masih ada nggak? Untuk saat ini kita masih terhenti,” ujar Dendy dalam forum diskusi di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

PMK Nomor 69 Tahun 2024 merupakan perubahan atas PMK Nomor 130/PMK.010/2020 tentang pemberian fasilitas pengurangan PPh badan. Aturan tersebut sebelumnya memberikan batas waktu penyampaian usulan fasilitas hingga akhir 2025.

Tax holiday diberikan kepada investasi baru yang masuk dalam kategori industri pionir dan memenuhi persyaratan pemerintah.

Untuk investasi dengan nilai minimal Rp500 miliar, fasilitas tersebut dapat berupa pengurangan PPh badan hingga 100% selama lima hingga 20 tahun pajak, bergantung pada nilai investasinya.

Sementara investasi dengan nilai Rp100 miliar hingga di bawah Rp500 miliar dapat memperoleh pengurangan PPh badan sebesar 50% selama lima tahun pajak.

Sejumlah sektor yang masuk kategori industri pionir antara lain industri logam dasar, hilirisasi, teknologi, serta sektor strategis lainnya yang ditetapkan pemerintah.

Berakhirnya tax holiday membuat pemerintah harus mencari skema baru untuk tetap menjaga daya tarik investasi, terutama di tengah persaingan insentif antarnegara.

baca juga

Dendy mengungkapkan Kementerian Keuangan tengah mengkaji sejumlah alternatif, termasuk subsidi energi dan Qualifying Refundable Tax Credit (QRTC).

“Kementerian Keuangan saat ini sudah memiliki beberapa alternatif pengganti dari janji tersebut misalnya nanti subsidi energi, QRTC (Qualifying Refundable Tax Credits), nah itu sudah sedang kita kaji alternatif-alternatif pengganti karena apa? Ketika kita bicara daya saing kita masih memerlukan insentif,” jelasnya.

Menurut Dendy, kebutuhan terhadap insentif investasi masih menjadi perhatian pemerintah karena kebijakan fiskal menjadi salah satu faktor dalam menentukan daya saing Indonesia dibandingkan negara lain.

Di sisi lain, penyusunan skema baru juga harus mempertimbangkan perubahan sistem perpajakan global. Indonesia telah menerapkan Pajak Minimum Global atau Global Minimum Tax (GMT) melalui PMK Nomor 136 Tahun 2024 yang mengacu pada Pilar Dua OECD.

Aturan tersebut menetapkan tarif pajak efektif minimum sebesar 15% bagi kelompok perusahaan multinasional tertentu dengan pendapatan konsolidasian global minimal €750 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Industri Mulai Berubah

Investor Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Industri Mulai Berubah

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 10:23 WIB

Rakyat Simpan Emas di Bawah Bantal, Konglomerat Simpan Aset di Luar Negeri

Rakyat Simpan Emas di Bawah Bantal, Konglomerat Simpan Aset di Luar Negeri

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:56 WIB

Minat Investasi Emas Tinggi, Pembiayaan Lewat Cicilan Makin Diminati

Minat Investasi Emas Tinggi, Pembiayaan Lewat Cicilan Makin Diminati

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 07:39 WIB

Terkini

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×