Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Liberty Jemadu

Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB
Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku
Pemerintah Singapura mengumumkan kebijakan baru untuk membayar warga yang membaca buku minimal 15 menit per hari. [Pixaby]
baca 10 detik
  • Pemerintah Singapura mengumumkan kebijakan baru untuk membayar warga yang membaca buku minimal 15 menit per hari.
  • Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi waktu bermain ponsel, membangun budaya membaca, serta meningkatkan konsentrasi dan daya pikir kritis warga.
  • Warga yang membaca buku setiap hari akan mengumpulkan poin untuk ditukar dengan uang tunai.

Suara.com - Pemerintah Singapura akan membayar warganya yang membaca buku setidaknya selama 15 menit per hari. Kebijakan ini dibuat untuk mendorong publik mengurangi waktu bermain ponsel.

Diumumkan pada pekan ini, strategi pemerintah Singapura itu dibuat untuk meningkatkan konsentrasi, daya pikir kritis serta imaginasi warganya.

Dalam kebijakan barunya itu Singapura menggunakan sistem poin yang bisa ditukar dengan duit. Mereka yang masuk ke website khusus yang disiapkan pemerintah untuk membaca buku akan mendapatkan poin.

Mereka yang 50 kali masuk ke website tersebut selama sehari, akan dibayar 1 dolar Singapura atau sekitar Rp13.900.

Sementara mereka yang membaca selama minimal 15 menit akan dihadiahi 20 poin. Adapun 1000 poin bisa ditukar dengan duit 1 dolar Singapura.

Kepala dewan perpustakaan nasional Singapura, Melissa Tam mengatakan pihaknya ingin membangun kembali budaya membaca lewat langkah-langkah kecil.

"Kita tahu bahwa kebiasaan dibangun dari tindakan kecil dan konsisten. Jadi kami mulai dengan target sederhana: bacalah selama 15 menit sehari. Di bus, sebelum tidur atau pas makan siang," terang Tam.

Pemerintah Singapura kini sedang mempertimbangkan banyak cara untuk mengurangi efek negatif media sosial terhadap generasi muda. Studi-studi terbaru memang menunjukkan bahwa media sosial memiliki efek berbahaya terhadap orang muda.

Uniknya Singapura termasuk yang anak usia sekolahnya punya prestasi kelas dunia. Anak-anak usia 15 tahun di Singapura menduduki urutan pertama PISA 2025 soal kemampuan membaca, berada di atas Taiwan dan China.

baca juga

Adapun Indonesia berada di urutan 74 dari 90 negara yang disurvei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

×