Menteri Hukum: Mayoritas Aduan di Program Pasti Ada Solusi Telah Ditindaklanjuti

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:22 WIB
Menteri Hukum: Mayoritas Aduan di Program Pasti Ada Solusi Telah Ditindaklanjuti
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan penjelasan saat memimpin Program Pasti Ada Solusi episode kedelapan di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suara.com - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memastikan mayoritas aduan masyarakat yang masuk melalui Program Pasti Ada Solusi (PAS) telah ditindaklanjuti. Dari seluruh pengaduan yang diterima sejak episode pertama hingga ketujuh, kini hanya tersisa satu aduan yang masih berproses.

Supratman menyampaikan hal itu saat membuka Program Pasti Ada Solusi episode kedelapan di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 6-7, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Ia mengatakan seluruh aduan yang masuk terus dipantau hingga mendapat penyelesaian. Saat ini, hanya satu pengaduan asal Solo yang masih dalam proses tindak lanjut.

"Pada seluruh masyarakat Indonesia, di tangan saya ini ada rekapitulasi dari seluruh pengaduan, dari episode pertama sampai dengan episode ke tujuh yang lalu. Dan semalam saya rekap juga di media sosial saya, tinggal satu pengaduan yang mereka pertanyakan, yakni terkait kasus yang berasal dari Kota Solo, sudah saya teruskan ke Dirjen AHU," kata Supratman Andi Agtas.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berdialog dengan musisi indie Benjamin Renhat yang menyampaikan pertanyaan terkait perlindungan hak cipta dalam Program Pasti Ada Solusi di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).  (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berdialog dengan musisi indie Benjamin Renhat yang menyampaikan pertanyaan terkait perlindungan hak cipta dalam Program Pasti Ada Solusi di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Supratman memastikan seluruh unit utama hingga kantor wilayah Kementerian Hukum siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya pastikan ke pada teman-teman semua di seluruh Indonesia, bahwa semua yang terkait layanan kementerian hukum, sekali lagi kita pastikan semua kawan-kawan mulai dari unit utama sampai kepada kantor wilayah semua siap memberikan layanan terbaik untuk masyarakat indonesia," tandasnya.

Komitmen itu juga terlihat dari berbagai tindak lanjut yang dilakukan jajaran Kementerian Hukum. Kepala Bidang AHU Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara Hendrik Siahaya yang bergabung secara daring menyampaikan, tujuh Surat Keputusan (SK) Penegasan Status Kewarganegaraan telah diserahkan kepada warga di Kota Bitung.

"Barusan tadi pagi, di tempat ini di lokasi bersama warga sudah diserahkan tujuh SK penegasan status kewarganegaraan oleh bapak dirjen AHU bersama Bapak Kakanwil Sulawesi Utara dan jajaran Kota Bitung, warga di sini antusias menerima SK," jelas Hendrick Siahaya.

Menanggapi laporan itu, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Widodo mengatakan proses pendataan dan verifikasi calon Warga Negara Indonesia masih terus berjalan. Pendataan juga dilakukan terhadap pemohon penyandang disabilitas agar seluruh data yang dihimpun semakin akurat.

baca juga

"Baru saja tadi pagi kita serahkan, dan sebagian teman-teman masih di lokasi untuk meneruskan pendataan calon-calon sodara kita yang mau bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia dan terus kita verifikasi, termasuk juga tadi ada yang disabilitas kita berharap untuk terus kita verifikasi sehingga datanya bisa lebih konkret," sambut Widodo.

Pada sesi dialog, musisi indie Benjamin Renhat mengapresiasi kemudahan mendirikan PT Perorangan yang dinilai membantu pelaku industri kreatif, khususnya label musik dan perusahaan berskala kecil.

Benjamin juga meminta penjelasan mengenai perlindungan hak cipta bagi musisi. Menurutnya, masih banyak perdebatan mengenai hak kekayaan intelektual, mechanical rights, serta kepastian perlindungan negara terhadap karya para pencipta.

Menanggapi pertanyaan itu, Supratman mengatakan penjelasan teknis akan disampaikan oleh Direktur Hak Cipta dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual. Ia juga mengumumkan kebijakan terbaru yang membebaskan biaya pendaftaran hak cipta melalui PP tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Sekarang pendaftaran hal cipta lewat PP PNBP yang terbaru kita turunkan tarifnya menjadi nol rupiah,” tutur Supratman.

“Kepada teman-teman pencipta, mau lagu, buku, dan lain-lain sebagainya yang masuk ke dalam hak cipta, tolong daftarkan hak kekayaan intelektualnya," lanjutnya.

Selain Benjamin, Program Pasti Ada Solusi episode kedelapan juga menerima berbagai aduan dan masukan dari kreator Arief Hadinata, Andri Pakpahan, Tri Purwanti dari Komunitas KMD, Muhammad Umar, Shafika Nur Amini, Notaris Ruli Iskandar, serta Notaris Kristianto. Seluruh aduan diterima oleh pimpinan unit kerja untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.

Program Pasti Ada Solusi menjadi ruang dialog antara Kementerian Hukum dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan layanan hukum. Melalui forum ini, masyarakat dapat menyampaikan aduan secara langsung sekaligus memperoleh kepastian mengenai tindak lanjut dari unit kerja terkait.***

Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:26 WIB

DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI

DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:31 WIB

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:08 WIB

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB

Desain Terdaftar di DJKI, Honda Siapkan Penantang Serius Yamaha Aerox

Desain Terdaftar di DJKI, Honda Siapkan Penantang Serius Yamaha Aerox

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 11:13 WIB

Terkini

Gas 3 Kg Langka dan Mahal, Pertamina Malah Bilang Begini

Gas 3 Kg Langka dan Mahal, Pertamina Malah Bilang Begini

Sulsel | Selasa, 08 September 2026 | 06:43 WIB

Snail Mail Club: Cara Gen Z Healing dari Kelelahan Layar dan Notifikasi

Snail Mail Club: Cara Gen Z Healing dari Kelelahan Layar dan Notifikasi

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 06:35 WIB

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

7 Jenis Buah dan Sayur yang Dilarang Disimpan di Kulkas, Ternyata Bisa Merusak Nutrisinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 06:15 WIB

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:58 WIB

Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

Krisis Lahan di Kota Besar, Tren Properti Ini Bikin Warga Pindah ke Pinggiran

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:40 WIB

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

×