Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB
Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi
Dirut BEI Jeffrey Hendrik (kiri) menyatakan pihaknya mengkaji regulasi batasan harga pasar negosiasi setelah transaksi Haji Isam dan keluarga Low pemilik BYAN masih gelap. [Suara.com/Rina Anggraeni]
baca 10 detik
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan pihaknya mengkaji regulasi batasan harga pasar negosiasi.
  • Kajian regulasi tersebut dilakukan karena transaksi Haji Isam dan keluarga Low Tuck Kwong di pasar negosiasi tidak diungkap ke publik.
  • Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi menyatakan transaksi tertutup di pasar negosiasi tersebut memiliki peluang untuk tidak diungkap ke publik.

Suara.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya sedang mengkaji regulasi untuk mengatur batasan harga di pasar negosiasi setelah transaksi antara PT Jhonlin Baratama perusahaan milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dengan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) masih tak diungkap ke publik.

Jeffrey mengungkapkan rencana itu saat wartawan bertanya tentang alasan nilai transaksi Haji Isam dengan keluarga Low Tuck Kwong pemilik BYAN tak kunjung dibuka ke publik.

"Tapi kami juga mendapatkan banyak masukan dari para pelaku bahwa mungkin pasar negosiasi juga perlu diatur terkait dengan batasan harganya. Dan ini sedang kami kaji di internal untuk mengatur batasan dari harga di pasar negosiasi," kata Jeffrey di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Sementara itu Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan transaksi Haji Isam dan keluarga Low memang berpeluang tak diungkap ke publik.

Ia mengatakan BEI memiliki mekanisme dan regulasi yang mengatur pelaksanaannya, termasuk transaksi melalui pasar reguler maupun pasar negosiasi.

Adapun, transaksi di pasar reguler memiliki mekanisme yang memungkinkan terjadinya transaksi secara terbuka dengan prinsip anonim. Harga yang terbentuk di pasar reguler yang merupakan hasil transaksi antara berbagai pihak yang bertemu dalam mekanisme perdagangan bursa.

“Jadi, mekanisme transaksi di bursa ini betul-betul sudah memiliki regulasi yang cukup memadai dan baik,” ujar Hasan.

Menurut dia, selain pasar reguler, terdapat pasar negosiasi yang dapat digunakan untuk transaksi dengan karakteristik lebih bilateral. Dalam mekanisme tersebut, para pihak dapat melakukan negosiasi untuk menentukan harga transaksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada transaksi lebih khusus yang sifatnya sangat bilateral, ada pasar atau papan lain, yaitu pasar negosiasi, dengan karakteristik dan kriteria yang juga memungkinkan untuk dilakukannya negosiasi harga tertentu,” katanya.

baca juga

Hasan menegaskan bahwa setiap transaksi yang dilakukan melalui mekanisme perdagangan di bursa tetap harus mengacu pada ketentuan dan peraturan bursa.

Oleh karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan transaksi tersebut juga menjadi bagian dari fungsi Bursa Efek Indonesia sesuai kewenangannya. OJK berharap seluruh pihak yang melakukan transaksi tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Tentu kami memahami semua transaksi yang dilakukan, baik di pasar reguler maupun terutama di pasar negosiasi, tentu akan mengacu pada ketentuan peraturan bursa yang ada. Nanti kami titipkan pengawasannya dilakukan oleh bursa dan tentu kita harapkan semua pihak tidak melakukan transaksi yang tidak sesuai dengan ketentuan dimaksud,” tutup Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 14:57 WIB

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:34 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

×