BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Liberty Jemadu

Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB
BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam
PT Bayan Resources Tbk mengumumkan force majeur akibat belum disetujuinya RKAB 2026 oleh Kementerian ESDM. [Antara]
baca 10 detik
  • PT Bayan Resources Tbk mengumumkan force majeur akibat belum disetujuinya RKAB 2026 oleh Kementerian ESDM.
  • Kondisi tersebut menyebabkan saham BYAN anjlok 8,11 persen menjadi Rp10.200 per lembar saham pada perdagangan Selasa sore.
  • Di tengah krisis tersebut, taipan Haji Isam dikabarkan sedang bernegosiasi untuk mengambil alih Bayan Resources dengan harga murah.

Suara.com - Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) anjlok pada Selasa (15/9/2026) setelah perusahaan mengumumkan keadaan force majeur pada pekan lalu.

Bayan menyatakan force majeur karena tiga anak usahanya PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, serta PT Fajar Sakti Prima belum juga mendapat persetujuan pemerintah terkait perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya atau RKAB 2026. Alhasil perusahaan-perusahan itu tak bisa memenuhi kewajiban pasokan batu bara kepada klien-klien mereka.

Dinamika menarik ini terjadi ketika Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, taipan yang sedang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, dikabarkan akan mengambil alih Bayan dengan harga super murah.

Pada Selasa sore, saham BYAN anjlok 8,11 persen menjadi Rp10.200 per lembar. Bahkan sebelum Sesi 1 berakhir pada siang tadi, BYAN sempat diperdagangkan di kisaran Rp10.075 per lembar. 

Haji Isam Temui Teddy Indra Wijaya. (Instagram/@sekretariat.kabinet)
Haji Isam Temui Teddy Indra Wijaya. (Instagram/@sekretariat.kabinet)

Kisruh RKAB 2026 dan Haji Isam

Direktur Bayan Resources Low Yi Ngo awal pekan ini mengumumkan keadaan force majeur atau kahar kepada pelanggan terkait kewajiban penyediaan batubara berdasarkan perjanjian atau Coal Supply Agreement.

Ia menjelaskan, kondisi kahar tersebut disebabkan persetujuan atas perubahan RKAB 2026 ketiga anak usaha BYAN belum disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Mengingat ketetapan persetujuan RKAB diperlukan agar anak-anak perusahaan BYAN dapat menjalankan kegiatan produksi batu bara-nya secara sah, kondisi saat ini mempengaruhi kemampuan perseroan dan anak-anak perusahaannya,” tulis Low dalam keterbukaan informasi, Senin (14/9/2026).

Perseroan berharap pengumuman ini dapat meminimalis risiko atau konsekuensi yang berpotensi berdampak pada perseroan dan anak-anak usahanya.

baca juga

Di saat yang sama, Bayan dikabar sedang ditawar oleh Haji Isam dengan harga super murah. Diwartakan pada pekan lalu,  Haji Isam ingin mengambil alih BYAN dari pemiliknya konglomerat Low Tuck Kwong dengan diskon hingga 80 persen.

Meski demikian, menurut Bloomberg, saham keluarga Low di BYAN sejak lama diperkirakan akan dilepas dengan harga murah. Ada dua alasan dalam hal ini.

Pertama, porsi saham publik (free float) yang relatif terbatas pada akhirnya akan memaksa Low untuk melepas sebagian saham sesuai tuntutan regulator.
Kedua industri tambang batu bara saat ini dibayangi prospek moderat, seiring transisi ke arah energi bersih. Selain itu di dalam negeri industri batu bara sedang tertekan karena pemerintah membatasi kuota produksi.

Saat ini kabarnya Haji Isam dan keluarga Low sedang bernegosiasi. Suara.com sudah menghubungi BYAN, tetapi belum mendapatkan jawaban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haji Isam Minta Low Tuck Kwong Serahkan Bayan dengan Harga Super Murah

Haji Isam Minta Low Tuck Kwong Serahkan Bayan dengan Harga Super Murah

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:15 WIB

Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah

Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan

Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Intip Saham Batubara Bayan Resources yang Jadikan Low Tuck Kwong Orang Terkaya di Indonesia

Intip Saham Batubara Bayan Resources yang Jadikan Low Tuck Kwong Orang Terkaya di Indonesia

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 13:04 WIB

Low Tuck Kwong Raup Cuan Rp 4,8 Miliar dari Saham Bayan Resources

Low Tuck Kwong Raup Cuan Rp 4,8 Miliar dari Saham Bayan Resources

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 14:52 WIB

Terkini

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

×