Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 11 September 2026 | 14:10 WIB
Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (11/9/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan lonjakan harga minyak dunia menembus 108 dolar AS per barel di Jakarta pada Jumat (11/9/2026).
  • Kenaikan harga minyak akibat perang AS-Iran tersebut membebani keuangan negara karena melampaui asumsi subsidi energi APBN 2026.
  • Pemerintah memastikan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi demi menjaga daya beli masyarakat golongan menengah ke bawah.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa lonjakan harga minyak dunia yang saat ini telah menembus angka 108 dolar AS  per barel akan memberikan tekanan bagi keuangan negara, terutama terhadap alokasi anggaran subsidi energi yang melampaui asumsi makro APBN 2026 sebesar 70 dolar AS per barel.

"Memang ini adalah sesuatu yang tidak ringan. Ini sesuatu yang berat. Kenapa? Karena pasti penambahan subsidinya nambah," ujar Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (11/9/2026).

Namun demikian, Bahlil memastikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurutnya, langkah itu diambil guna menjaga daya beli masyarakat golongan menengah ke bawah.

"Tetapi kalau Presiden Prabowo berpandangan bahwa membela dan menjaga daya beli masyarakat untuk menengah ke bawah itu jauh lebih penting, sekalipun dengan berbagai macam hal-hal yang harus kita lakukan," tambahnya.

Lebih lanjut, meski melonjak hingga 108 dolar AS per barel, Bahlil menyebutkan bahwa rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price/ (ICP) secara akumulatif sejak Januari hingga September 2026 masih berada di kisaran 85 dolar AS hingga 90 dolar AS per barel.

"Jadi masih overall masih ok," katanya. 

Ilustrasi harga minyak dunia. [Unsplash]
Ilustrasi harga minyak dunia. [Unsplash]

Sebagaimana diketahui, melonjaknya harga minyak dunia diakibatkan situasi di perang antara Amerika Serikat dengan Iran yang memanas. 

Tercatat pada Jumat (11/9) harga minyak mentah Brent naik 0,6 persen ke level 108,21 dolar AS  per barel, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi harian di angka 109,97 dolar AS per barel, posisi terkuatnya sejak awal Mei. 

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat 0,55 persen menjadi 103,08 dolar AS per barel.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Harga Minyak Dunia Bak Malaria, ICP 2027 Diusulkan USD75/Barel

Harga Minyak Dunia Bak Malaria, ICP 2027 Diusulkan USD75/Barel

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.722, Harga Minyak Dunia Jadi Beban

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Terkini

Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan

Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

×