Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 11 September 2026 | 15:47 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut
Pelemahan rupiah pada Jumat sore (11/9/2026) dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia serta sentimen negatif global lainnya. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.611 per dolar AS pada Jumat sore, 11 September 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia serta sentimen negatif global lainnya.
  • Dampak tekanan global tersebut membuat mata uang rupiah mengalami pelemahan sebesar 64 poin dari hari sebelumnya.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus merosot ke level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat pada Jumat sore (11/9/2026). Terus melonjaknya harga minyak dunia pada pekan ini membuat rupiah semakin tertekan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17. 611 per dolar Amerika Serikat (AS),  angka ini melemah 64 poin atau naik 0,36 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.547 per dolar AS.  

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan ini disebabkan oleh sentimen global. Salah satunya kenaikan harga minyak dunia.

"Rupiah diitutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off global yang dipicu oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak dunia," katanya saat dihubungi Suara.com di Jakarta.

Dia menambahkan indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi AS sendiri juga terpantau naik merespon data inflasi produsen yang lebih tinggi dari perkiraan. Alhasil, pelemahan mata uang Garuda masih akan berlanjut. 
 
"Investor sebelumnya mengantisipasi data inflasi konsumen AS malam ini. Dengan padatnya jadwal pertemuan bank sentral dan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia minggu depan, sehingga rupiah diperkirakan akan volatile," tandasnya.

Sementata itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan dolar. Taiwan berada di satu level lebih baik dari rupiah setelah ditutup turun 0,3 persen terhadap the greenback.

Selanjutnya, rupee India terlihat tertekan 0,27 persen dan peso Filipina ditutup terkoreksi 0,26 persen. Disusul, ringgit Malaysia yang melemah tipis 0,07 persen.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,41 persen dan diikuti yen Jepang yang terkerek 0,13 persen.

Baht Thailand juga menanjak 0,11 persen dan dolar Singapura naik 0,04 persen. Yuan China terapresiasi 0,03 persen, dolar Hong Kong bergerak stabil dengan kecenderungan menguat pada sore ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:10 WIB

Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584

Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 10:08 WIB

Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Akibat Serangan Tanker Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Akibat Serangan Tanker Selat Hormuz

News | Kamis, 10 September 2026 | 10:27 WIB

Terkini

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:46 WIB

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:45 WIB

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 15:40 WIB

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:39 WIB

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:36 WIB

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:34 WIB

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 15:31 WIB

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

×