2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

Dicky Prastya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:51 WIB
2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat
Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka hadir di acara puncak perayaan HUT Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • CORE Indonesia menyatakan program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih belum berdampak nyata bagi masyarakat.
  • Akhmad Akbar menyampaikan kritik tersebut dalam diskusi di Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026.
  • Kedua program pemerintah tersebut justru menimbulkan beban anggaran yang besar serta risiko finansial bagi daerah.

Suara.com - Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai program prioritas Pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) belum memberikan dampak dan manfaat yang nyata bagi masyarakat. 

Selama 2 Tahun Prabowo-Gibran berjalan, CORE Indonesia menilai MBG dan Kopdes Merah Putih justru malah menimbulkan beban anggaran dan risiko finansial.

Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal, dan Moneter CORE Indonesia, Akhmad Akbar mengungkapkan bahwa desain program MBG sejak awal tidak sejalan dengan rekomendasi para ahli kesehatan.

"Kalau kata orang-orang kesehatan, kalau mengatasi stunting itu kan harusnya, ya perhatian diberikan pada umur 1,000 hari pertama. Nah sekarang yang dapat MBG kan anak SMA, anak SMP," ujar Akhmad Akbar dalam diskusi di Kantor CORE Indonesia, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Selain persoalan sasaran, ia menyoroti ketiadaan data resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait evaluasi dampak kesehatan anak. Rujukan dari berbagai studi program serupa menunjukkan efektivitasnya masih tergolong rendah untuk sektor gizi maupun prestasi. 

"Kalau dampaknya terhadap tadi, dampaknya terhadap misalnya nih kinerja prestasi dalam pendidikan, kemudian juga dampaknya terhadap kesehatan, misalnya terkait dengan gizi, itu masih cenderung rendah," terangnya.

Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal dan Moneter CORE Indonesia, Akhmad Akbar S saat konferensi pers di Kantor CORE Indonesia, Jakarta, Rabu (14/10/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal dan Moneter CORE Indonesia, Akhmad Akbar S saat konferensi pers di Kantor CORE Indonesia, Jakarta, Rabu (14/10/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Di sisi lain, postur anggaran MBG terus mengalami gejolak dan perubahan akibat ketidaksiapan pendanaan. Sempat diproyeksikan mencapai Rp335 triliun di awal APBN, alokasi tersebut terus diturunkan menjadi Rp248 triliun, hingga akhirnya berpatok di angka Rp217 triliun.

"Biayanya sudah jelas besar, dan risikonya juga ada. Kasus keracunan yang terjadi di lapangan dan tidak adanya data tunggal dari BGN menunjukkan program sebesar ini tidak disiapkan dengan baik," tegasnya.

Kopdes Merah Putih bebani anggaran daerah

baca juga

Kritik serupa disampaikan Akbar terkait Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, konsep KDMP mengalami kaburnya arah eksekusi. 

Koperasi yang seharusnya tumbuh dari bawah (bottom-up) berdasar swadaya masyarakat lokal, justru dijalankan secara terpusat (top-down). Bahkan pembangunan fisiknya diserahkan ke pihak ketiga alias Agrinas tanpa keterlibatan aktif dari pemerintahan desa.

Sisi krusial lain yang disoroti adalah skema pembiayaan KDMP yang dinilai berisiko mengganggu stabilitas keuangan daerah. Perubahan desain pembiayaan dari pinjaman Himpunan Bank Negara (Himbara) kini dialihkan menjadi beban APBN yang ditarik dari alokasi Transfer ke Daerah (TKD).

"Untuk desa, pembiayaannya diambil dari Dana Desa di mana 60 persen sudah dialokasikan untuk KDMP. Sementara untuk kelurahan di wilayah perkotaan yang tidak punya APBDes, anggarannya dicubit dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH)," jelas Akbar.

Kondisi ini makin diperparah dengan risiko biaya operasional. Jika gedung-gedung KDMP yang telah dibangun tidak mampu menghasilkan pendapatan operasional yang menguntungkan, beban gaji manajer dan staf akan menjadi risiko keuangan baru yang menimpa keuangan desa maupun daerah.

"Jadi kalau dirangkum, baik MBG maupun Kopdes, manfaatnya belum nyata, tetapi biaya dan risikonya sudah jelas ada di depan mata," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didukung UU, KDMP Dipersilahkan Kelola Tambang

Didukung UU, KDMP Dipersilahkan Kelola Tambang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Siap-siap! Ada Wacana ASN Ambil Gaji di KDMP

Siap-siap! Ada Wacana ASN Ambil Gaji di KDMP

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Febrie Adriansyah Singgung Korupsi MBG dan Perlawanan Balik Pihak Berperkara di Balik Kasusnya

Febrie Adriansyah Singgung Korupsi MBG dan Perlawanan Balik Pihak Berperkara di Balik Kasusnya

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Susu Kembali Masuk Menu MBG, BGN Wajibkan 80 Persen Susu Segar dari Peternak Lokal

Susu Kembali Masuk Menu MBG, BGN Wajibkan 80 Persen Susu Segar dari Peternak Lokal

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:43 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Terkini

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Tak Cuma Bali, 10 Provinsi Juga Sedang Alami Kelangkaan BBM Subsidi

Tak Cuma Bali, 10 Provinsi Juga Sedang Alami Kelangkaan BBM Subsidi

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan

Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Korban Serangan Brutal Eks Bomber Timnas Indonesia Buka Suara: Mental Saya Berantakan

Korban Serangan Brutal Eks Bomber Timnas Indonesia Buka Suara: Mental Saya Berantakan

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:33 WIB

×