Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 05 November 2026 | 08:03 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS
Ilustrasi Pemilu Sela di Amerika Serikat (AS). [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari delapan persen pada Rabu akibat kekalahan Partai Republik.
  • Kekalahan pemilu sela AS mengalihkan kendali Kongres ke Partai Demokrat dan memperbesar peluang diplomasi damai.
  • Penurunan tajam harga minyak tersebut mencatatkan level terendah dalam dua bulan terakhir sejak 31 Agustus.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari 8 persen hingga menyentuh level terendah, dalam dua bulan terakhir pada Rabu (4/11).

Penurunan tajam ini dipicu oleh kekalahan Partai Republik dalam pemilu sela AS, yang membuat kendali Kongres beralih ke Partai Demokrat.

Para investor menilai, perubahan peta politik ini dapat mempercepat berakhirnya konflik militer antara AS-Israel dan Iran.

Mengutip dari Reuters, Kamis (5/11/2026) minyak mentah Brent ditutup turun 8,98 dolar AS (8,7 persen) ke level 94,62 dolar AS per barel, sementara US West Texas Intermediate (WTI) merosot 7,97 dolar AS (8,3 persen) ke posisi 88,12 dolar AS per barel.

Ini merupakan harga penutupan terendah bagi kedua acuan harga minyak tersebut sejak 31 Agustus.

Kekalahan di pemilu sela membatasi ruang gerak militer Presiden Donald Trump di bawah pengawasan Kongres yang kini dikuasai Demokrat.

Menurut sumber dari lingkup pemerintah negara-negara Teluk, kondisi ini mendorong Trump untuk lebih memprioritaskan jalur diplomasi ketimbang eskalasi militer, sehingga potensi serangan berskala besar ke Iran dinilai berkurang.

Namun, pengamat dari kawasan Teluk mengingatkan bahwa kesepakatan yang menguntungkan Iran dapat memicu respons politik yang tidak menentu dari pihak AS.

Sebelumnya, Trump menyatakan kepada Financial Times bahwa AS tidak memiliki rencana mendadak untuk menyerang Iran.

baca juga

Ia juga mengakui bahwa perang tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu kekalahan Partai Republik di House of Representatives maupun Senat.

Sementara itu, Wakil Presiden, JD Vance memilih membendung dampak politik dengan mempertanyakan efektivitas perang tersebut dan menyebabkannya sebagai alasan utama kekalahan partai dalam pemilu sela.

Senior VP Trading BOK Financial, Dennis Kissler, menjelaskan bahwa kendali Demokrat atas Kongres berpotensi memangkas anggaran militer AS di Timur Tengah sekaligus memperbesar peluang tercapainya kesepakatan damai.

Faktor ini, ditambah pernyataan Trump dan masih tingginya ekspor minyak dari Timur Tengah, menambah tekanan terhadap harga minyak mentah.

Dari pihak Iran, Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa sikap permusuhan AS terhadap Iran tidak akan berubah siapapun partai yang berkuasa.

Di sisi lain, kelompok Houthi Yaman mengklaim telah menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, meski belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Arab Saudi.

Qatar kini meningkatkan peran mediasi untuk mencegah pemburukan situasi pascapemilu AS. Meski demikian, pejabat senior Iran menyebut posisi Iran dan AS masih jauh dari kata sepakat.

Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].

Senior Analyst Enverus, Carl Larry, juga menilai risiko eskalasi konflik dalam jangka pendek masih lebih tinggi dibanding peluang penyelesaian damai.

Berdasarkan data Vortexa, ekspor minyak mentah, kondensat, dan produk olahan dari kawasan Teluk (tidak termasuk LPG) rata-rata mencapai 17,1 juta barel per hari (bpd) pada Oktober.

Angka ini turun dari 18,9 juta bpd pada September, namun masih berada di kisaran 75 persen dari volume sebelum perang.

Untuk mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz, Uni Emirat Arab dilaporkan sedang mempertimbangkan pembangunan jalur pipa minyak ketiga.

Dari dalam negeri AS, Badan Informasi Energi (EIA) melaporkan penurunan stok minyak mentah sebesar 865.000 barel menjadi 409,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 30 Oktober.

Angka ini berbanding terbalik dengan proyeksi analis yang memperkirakan kenaikan sebesar 877.000 barel. Stok bensin dan distilat AS juga tercatat mengalami penurunan pada periode yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Menguat, Brent Tembus 109 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Menguat, Brent Tembus 109 Dolar AS per Barel

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Turun Tipis, WTI Masih di Atas 97 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:03 WIB

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 08:00 WIB

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Kamis, 05 November 2026 | 07:55 WIB

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 07:54 WIB

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:53 WIB

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:51 WIB

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:50 WIB

MARK Siapkan Dana Rp75 Miliar untuk Bagi-bagi Dividen Ini Jadwalnya

MARK Siapkan Dana Rp75 Miliar untuk Bagi-bagi Dividen Ini Jadwalnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:48 WIB

KontraS Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Desak Investigasi Independen!

KontraS Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Desak Investigasi Independen!

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Cara Transfer File dari HP Lama ke HP Baru dengan Cepat dan Praktis

Cara Transfer File dari HP Lama ke HP Baru dengan Cepat dan Praktis

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

×