AMPI Soroti Ekspor SDA Lewat Negara Transit, Devisa Indonesia Berpotensi Tak Tercatat Penuh

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 November 2026 | 08:56 WIB
AMPI Soroti Ekspor SDA Lewat Negara Transit, Devisa Indonesia Berpotensi Tak Tercatat Penuh
Pekerja berada di atas kapal tongkang pengangkut batu bara saat melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]
baca 10 detik
  • AMPI menilai ekspor SDA lewat negara transit berpotensi mengurangi penerimaan negara.
  • Bahlil melarang ekspor energi dan mineral melalui negara perantara.
  • Smelter diarahkan memproduksi barang jadi untuk memperbesar nilai tambah domestik.

Suara.com - Praktik pengiriman komoditas sumber daya alam (SDA) Indonesia melalui pelabuhan perantara di negara lain menjadi sorotan. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi membuat pencatatan perdagangan, penerimaan devisa, hingga pajak Indonesia tidak optimal.

Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Zigo Rolanda, mendukung instruksi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang melarang ekspor komoditas energi dan mineral melalui negara transit.

Zigo menilai pengiriman langsung dari Indonesia ke negara tujuan diperlukan agar nilai transaksi dan penerimaan negara dapat tercatat secara penuh.

"Barang kita yang punya, kekayaan alam kita yang punya, maka ekspor harus langsung dari Indonesia ke negara tujuan agar pencatatan neraca perdagangan serta penerimaan devisa dan pajak masuk penuh ke kas negara," kata Zigo, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, penggunaan negara perantara selama ini berpotensi mengurangi posisi tawar Indonesia dalam perdagangan komoditas global. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah yang seharusnya memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi negara.

Selain kebijakan ekspor langsung, Zigo juga mendukung pemberian prioritas kepada pengusaha daerah, BUMD, dan UMKM dalam pengelolaan izin usaha pertambangan (IUP).

Dia turut menyoroti pentingnya penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk mengantisipasi kelebihan pasokan yang dapat menekan harga komoditas. Sementara itu, pembangunan smelter diharapkan mulai diarahkan pada produksi barang jadi agar nilai tambah lebih banyak dinikmati di dalam negeri.

Sebelumnya, Bahlil memerintahkan seluruh ekspor komoditas sektor energi dan mineral dikirim langsung ke negara tujuan tanpa melalui negara perantara.

Instruksi tersebut juga berlaku untuk ekspor gas alam cair (LNG) ke Jepang dan Korea Selatan. Bahlil meminta Ditjen Migas Kementerian ESDM dan SKK Migas memastikan pengiriman dilakukan secara langsung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Negara Cuan Gede Jika Ekspor SDA Tak Transit

Bahlil Sebut Negara Cuan Gede Jika Ekspor SDA Tak Transit

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:40 WIB

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 17:14 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah

Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 08:53 WIB

Otaku Vampire's Love Bite Karya Kreator Kamisama Kiss Dapat Adaptasi Anime

Otaku Vampire's Love Bite Karya Kreator Kamisama Kiss Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 08:50 WIB

Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Dijaga Ketat Brimob dan Rantis

Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Dijaga Ketat Brimob dan Rantis

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:45 WIB

Kejari Sikat Pajak Perusahaan, Kolaka Kecipratan Dana Segar Rp18 Miliar

Kejari Sikat Pajak Perusahaan, Kolaka Kecipratan Dana Segar Rp18 Miliar

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 08:43 WIB

Xiaomi Siapkan HP Layar Lebar, Tantang Desain Huawei Pura X View

Xiaomi Siapkan HP Layar Lebar, Tantang Desain Huawei Pura X View

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:39 WIB

Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta

Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 08:38 WIB

Daftar Pelaku Goreng Saham dan Manipulator Laporan Keuangan

Daftar Pelaku Goreng Saham dan Manipulator Laporan Keuangan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:34 WIB

Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang di Aceh Berujung Penembakan: 1 Tewas, 13 Luka

Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang di Aceh Berujung Penembakan: 1 Tewas, 13 Luka

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:30 WIB

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:16 WIB

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:10 WIB

×