- Investasi industri makanan dan minuman Indonesia mencapai Rp47,74 triliun pada semester I 2026 dengan pertumbuhan sebesar 6,77 persen.
- Kementerian Perindustrian mendorong pemanfaatan bahan baku lokal seperti sorgum dan limbah ikan untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.
- Pameran Krista InterFOOD 2026 di Tangerang Banten mempertemukan ribuan peserta guna memperluas jaringan bisnis industri pangan nasional.
Pengembangan inovasi bahan baku lokal tersebut turut ditampilkan dalam Krista InterFOOD 2026 yang berlangsung pada 4-7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten.

Pameran tersebut diikuti 1.100 peserta dari 16 negara dengan memanfaatkan 11 hall dan area sekitar 60.000 meter persegi. Sekitar 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga berpartisipasi untuk memperkenalkan produk serta menjajaki peluang kerja sama bisnis.
CEO Krista Exhibitions Group Daud, D Salim mengatakan, pameran tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan industri pangan nasional sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan jaringan bisnis internasional.
"Pameran makanan dan minuman ini merupakan ekosistem terbesar di Indonesia. Kami berharap Krista InterFOOD menjadi ikon industri pangan Indonesia sekaligus showcase industri pangan nasional ke depan," katanya.
Selain produk makanan dan minuman, pameran ini juga menghadirkan teknologi pengolahan makanan, bakery, kopi, hingga mesin pengemasan yang dapat dimanfaatkan pelaku industri untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi.