blitz

Tinta Emas Anak Si Penjaga Toko yang Sangat Sensitif di Panggung Piala Dunia

Blitz Suara.Com
Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:57 WIB
Tinta Emas Anak Si Penjaga Toko yang Sangat Sensitif di Panggung Piala Dunia
Zinedine Zidane | Newsinfrance.com

Ia lahir di pinggiran kota Marseille, Prancis pada 23 Juni 1972. Pria berdarah Aljazair ini tumbuh dan berkembang di salah satu distrik Marseille, La Castellane, tempat yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat kriminilitas yang sangat tinggi dan rentan dengan resiko bunuh diri masyarakatnya. 

Memiliki empat saudara, 3 laki-laki dan 1 perempuan dengan sang ayah bekerja shif sebagai penjaga toko dan ibu hanya seorang ibu rumah tangga membuat bocah ini harus berpikir ekstra keras demi bisa mengeluarkan keluarganya dari jerat kemiskinan. Sepak bola menjadi jalannya. 

Sebagai keluarga imigran di Prancis, bocah laki-laki bernama tengah Yazid ini dipandang oleh rekan-rekan sebayanya sebagai sosok petarung dan tak pernah menyerah untuk meraih kesuksesan. Dikutip dari theguardian.com, ia sangat percaya sepakbola ialah jalannya untuk keluar dari kemiskinan. 

Akhirnya pada 1981, bocah laki-laki ini bergabung ke klub amatir, Saint Henri Football. Selanjutnya, ia menapaki kariernya di Cannes. Ada yang menarik saat ia bergabung ke Cannes, sebagai anak imigran dirinya ternyata sudah sangat sensitif jika ada orang lain yang menghina latar belakangnya. 

Dikutip dari as.com, pelatih Canes pernah membuatnya harus menjadi tukang bersih-bersih di ruang ganti diakibatkan dirinya memukul sang lawan karena menghina latar belakang keluarganya, peristiwa yang kemudian kelak ia kembali lakukan di pentas Piala Dunia

Pada 18 Mei 1989, ia memulai debut profesionalnya di divisi 1 Liga Prancis saat Cannes bertemu Nantes. Penampilannya yang memukau bersama Cannes mendorong klub besar Prancis, Bordeaux merekrutnya pada 1992/93. 

Lambat laun cita-citanya untuk mengeluarkan keluarga dari jerat kemiskinan tercapai. Sang ayah kemudian tak lagi bekerja sebagai penjaga toko setelah ia resmi bermain untuk Bordeaux. 

Singkat cerita setelah mendapatkan penghargaan Ligue1 Player of the Year, ia kemudian hijrah ke Italia dan bergabung bersama Juventus

Di klub berjuluk Nyonya Tua tersebut, dirinya dianggap sebagai sosok playmaker yang memiliki intelegensia cerdas dalam mengolah si kulit bundar dan menerjemahkan taktik pelatih. 

Baca Juga: Dari David de Gea hingga Zidane Iqbal, Semua Jadi Korban Umpatan Erik ten Hag di Manchester United

Sejumlah gelar sukses ia persembahkan bersama Juventus, baik di tingkat lokal, Serie A ataupun Eropa seperti Liga Champions. Namanya semakin besar. 

Setelah sukses persembahkan gelar scudetto keduanya bersama Juventus pada musim 1997/98, dirinya torehkan tintas emas bersama Timnas Prancis

Di perhelatan Piala Dunia 1998, sebagai tuan rumah Prancis sukses meraih gelar pertamanya. Di babak final, bertemu dengan tim favorit juara, Brasil, Prancis menang 3-0, dua gol sukses dipersembahkan pria yang tinggal di daerah kumuh Prancis tersebut. 

Kini dirinya tak lagi dianggap keluarga imigran yang hanya numpang tinggal di Prancis, dirinya kini sudah dianggap sebagai sosok pahlawan bagi masyarakat Prancis. 

Sayang kemudian, tintas emas itu harus tercoreng di perhelatan Piala Dunia 2006, sebagai ajang terakhir dirinya bersama Timnas Prancis. 

Seakan dejavu, kejadian saat kecil memukul lawannya karena menghina latar belakang keluarganya kembali terulang. Ia menanduk bek Italia, Marco Materazzi lawannya di final Piala Dunia 2006 karena menghina ibu dan saudara perempuannya. Meski sempat diperguncingkan karena melakukan tindakan seperti itu, ia tetap berpegang teguh pada pendiriannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI