Meski memiliki tinta hitam di karier bersama Timnas Prancis, nyatanya saat alih profesi sebagai pelatih, dirinya malah kembali menemukan kejayaan.
Ia kini tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang mampu mempersembahkan gelar Liga Champions secara 3 kali berturut-turut. Real Madrid jadi klub yang merasakan kejenuisan otaknya.
Namun tiba-tiba di penghujung Mei 2018, ia memilih mengundurkan diri sebagai pelatih Real Madrid. "Saya memutuskan mundur dari kursi pelatih Real Madrid," kata Zinedine Yazid Zidane seperti dikutip dari realmadrid.com.