Bernostalgia Kala Juventus Bermarkas di Stadion Delle Alpi

Blitz

Senin, 29 Agustus 2022 | 13:03 WIB
Bernostalgia Kala Juventus Bermarkas di Stadion Delle Alpi
delle alpi

Markas baru Juventus, Juventus Stadium jadi momok  menakutkan untuk tim lawan. Keangkeran Juventus Stadium seperti meneruskan dominasi Juventus saat masih bermarkas di Stadion Delle Alpi, Turin. 

Ya, Stadion Delle Alpi merupakn ikon untuk Juventus, meksi sebenarnya La Vecchia Signora berbagi stadion dengan tim tetangganya, Torino

Stadion Delle Alpi dibangun pada 1988, tak perlu waktu lama untuk stadion ini bisa dioperasi. Dua tahun setelah batu pertama ditancapkan pada 31 Mei 1990, Stadion Delle Alpi sudah siap untuk digunakan -- saat itu klub Portugal, FC Porto melawan tim gabungan pemain Juventus dan Torino pada laga eksebisi. 

Orang Inggris menyebut stadion ini, Stadium of The Alps, merujuk pada pegunungan Alpen yang tak jauh dari lokasi stadion. 

Stadion ini dirancang sejumlah arsitek yang tergabung dalam Studio Hutter. Dibangunnya Stadion Delle Alpi awalnya untuk memenuhi kebutuhan Italia sebagai tuan rumah Piala Dunia 1990. 

Pihak FIFA saat itu meminta Italia untuk membangun stadion baru dibanding menggunakan Stadion Olimpico yang dianggap sudah terlalu tua. 

Meski proses pembangunan Stadion Delle Alpi terasa singkat namun stadion ini mendapat pujian dari FIFA. Stadion ini dianggap sangat representatif untuk menjadi tempat pertandingan Piala Dunia. 

Stadion yang sempat jadi tempat konser Guns N Roses pada 1992 ini kemudian jadi tempat terburuk untuk dikenang oleh Stuart Pearce dan Chris Waddle. 

Pasalnya dua nama pesepakbola Inggris tersebut jadi biang kerok kekalahan Inggris atas Jerman Barat di babak perempatfinal Piala Dunia 1990. Pearce dan Waddle yang jadi dua penendang terakhir tak mampu taklukkan kiper Jerman Barat saat itu, Bodo Illgner. 

Usai perhelatan Piala Dunia 1990, Juventus merasakan keindahan di Delle Alpi. Mereka jadi tim yang sangat ditakuti di Serie A, berbanding terbalik dengan tim tetangga yang sama-sama menempati stadion sama, Torino yang malah terus mengalami keterpurukan. 

Lewat laya kaca, saya melihat bagaimana seorang Pavel Nedved serta Zinedine Zidane membuat lini tengah Juventus begitu mengerikan. 

Seorang Edgar Davids bermain spartan dari kotak penalti Juventu ke daerah pertahanan lawan. Sepakan free kick indah seorang Del Piero juga tercipta di stadion. Kita mungkin juga dibuat kesal saat seorang Inzaghi sangat mudah terperangkap offisde. 

Bicara soal Inzaghi tak adil jika hanya membicarakan soal 'hobinya' terperangkap offside di Delle Alpi, di stadion ini juga kita melihat bagaimana Inzaghi harus dilecuti celananya saat Juventus merayakan gelar Scudetto ke-25. 

Meski merasakan kejayaan dan keindahan di Delle Alpi, data menunjukkan tak semua suporter Juventus mau datang ke stadion ini. Dikutip dari data stadiumguide.com, stadion yang berkapasitas 69 ribu tempat duduk ini tak pernah dipenuhi oleh suporter Juventus tiap musimnya. 

Angka paling tinggi terjadi pada musim 1991/92 yakni rata-rata penonton mencapai angka 51.832 penonton. Malah khusus untuk Torino, angka rata-rata penonton tak pernah mencapai angka 30 ribu tempat duduk. Tak heran sebenarnya, pasalnya saat masih bermarkas di Delle Alpi, Torino hanya mentas di Serie B. 

Kondisi ini tentu saja membuat pusing pemerintah kota Turin yang menjadi pemiliki stadion ini. Salah satu faktor yang membuat enggan suporter datang ke stadion ini adalah lintasan lari. 

Publik menganggap lintasan lari yang berada di tengah stadion ini merusak atmosfir sepakbola Italia. Suara-suara dan chant para pendukung tak terdengar langsung ke telinga para pemain. 

Alasan ini kemudian sempat membuat pemerintah kota Turin menghancurkan lintasan lari tersebut dan memperkecil kapasitas tempat duduk menjadi 41.475. Namun hal itu tak banyak membantu, Delle Alpi pada akhirnya benar-benar dirobohkan dan Juventus miliki kandang baru, Juventus Stadium pada 2011 lalu. 

Jurnalis Chris Lee dalam artikelnya berjudul Reflections on the short life of the Stadio delle Alpi menyebut bahwa stadion ini akan selalu menciptakan kenangan dan nostalgia tersendiri bagi mereka yang pernah datang. 

"Kesan pertama saya tentang Stadion Delle Alpi ialah eksteriornya yang berwarna abu-abu berpadu rapi dengan cuaca di langit Turin yang sedikit kontras. Kursi di sana tidak nyaman untuk bisa berlama-lama duduk. Anda mungkin lebih senang berdiri sepanjang laga saat menonton pertandingan di sana."  

"Jika menengok ke atas, kita seperti melihat cincin planet Saturnus karena bentuk oval sempurna stadion ini. Sayangnya stadion ini tak seperti Bernabeu, Calderon, atau Mestalla di Spanyol yang selalu penuh, delle Alpi tiap pekannya selalu menyisakan banyak bangku kosong. Hanya mereka yang berada di blok Curva yang sepertinya sangat menikmati berada di stadion ini. Meski begitu saya seperti ingin kembali ke stadion ini. Ada perasaan dan kenangan yang sulit dicari di stadion lain, mulai dari aroma juara dan kemenangan sampai koleksi trofi yang tersimpan rapi di museum yang terletak tak jauh dari pintu masuk stadion," tulis Chris Lee. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Skuad Mentereng, Juventus Gagal Menang Lagi usai Ditahan AS Roma

Punya Skuad Mentereng, Juventus Gagal Menang Lagi usai Ditahan AS Roma

Foto | Minggu, 28 Agustus 2022 | 06:32 WIB

Hasil Liga Italia Semalam: Paulo Dybala Bantu Roma Batalkan Kemenangan Juventus

Hasil Liga Italia Semalam: Paulo Dybala Bantu Roma Batalkan Kemenangan Juventus

Bola | Minggu, 28 Agustus 2022 | 06:06 WIB

Jadwal Bola Malam Ini: Ada Southampton vs Man United hingga Juventus vs AS Roma

Jadwal Bola Malam Ini: Ada Southampton vs Man United hingga Juventus vs AS Roma

Bola | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 13:00 WIB

Dapatkan Arkadiusz Milik dari Marseille, Juventus Akhiri Perburuan Striker

Dapatkan Arkadiusz Milik dari Marseille, Juventus Akhiri Perburuan Striker

Bola | Kamis, 25 Agustus 2022 | 20:27 WIB

Juventus Ompong Lawan Sampdoria, Allegri Malah Banggakan Catatan Clean Sheet

Juventus Ompong Lawan Sampdoria, Allegri Malah Banggakan Catatan Clean Sheet

Bola | Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:10 WIB

Terkini

Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro

Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:34 WIB

Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan

Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:33 WIB

Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi

Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:30 WIB

Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!

Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:28 WIB

Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan

Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:25 WIB

6 Fakta Pengungkapan Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Melalui CCTV

6 Fakta Pengungkapan Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Melalui CCTV

Jabar | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:20 WIB

3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik

3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:20 WIB

Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin

Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:14 WIB

10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia

10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:10 WIB

Terbongkar di Palembang, Rahasia iPhone Inter Bisa Aktif di Indonesia Ternyata Lewat Cara Ini

Terbongkar di Palembang, Rahasia iPhone Inter Bisa Aktif di Indonesia Ternyata Lewat Cara Ini

Sumsel | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:08 WIB