Kata Pengamat soal Wajah Cemberut Puan Maharani saat Bagikan Kaos ke Warga, Diminta Tersenyum dan Intropeksi Diri

Blitz

Rabu, 28 September 2022 | 17:13 WIB
Kata Pengamat soal Wajah Cemberut Puan Maharani saat Bagikan Kaos ke Warga, Diminta Tersenyum dan Intropeksi Diri
wajah puan (Puan bagikan kaos ke warga dengan wajah tegang. (YouTube/metrotvnews))

Video yang memperlihatkan aksi Ketua DPR RI Puan Maharani membagikan kaos kepada warga, viral di media sosial.

Video tersebut berisi tentang sosok Puan yang berada dalam kerumunan warga dan terlihat cemberut saat melemparkan kaos-kaosnya kepada warga. Alhasil, wajah cemberut Puan dalam video tersebut jadi sorotan.

Banyak warganet yang merasa tidak nyaman dengan raut wajah cemberut yang dipancarkan Puan saat membagikan kaos-kaos itu.

Menanggapi hal itu, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, Puan Maharani memiliki bahasa tubuh yang jauh dari klaim partai wong cilik. 

Menurutnya, Puan punya masalah ketidaksinkronan antara bahasa verbalnya dengan bahasa tubuhnya.

Dikutip dari Suara.com, Jamil mengatakan, Puan memang dikesankan berjarak dengan masyarakat. Menurutnya, Puan secara fisik memang bersama masyarakat, tapi tidak bisa menyatu.

"Bahasa tubuh Puan Maharani menunjukkan hal itu. Dengah raut wajah tanpa senyum mengesankan ketidakramahannya," kata Jamil kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, bukan lewat video viral tersebut saja Puan terkesan berjarak dengan rakyat, hal itu juga terjadi kala Puan melakukan tanam padi bersama petani saat kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu.

"Meskipun mengenakan topi dan pakaian seperti petani, tetap saja Puan tidak mengesankan menyatu dengan petani," tuturnya.

baca juga

"Hal itu kiranya aneh mengingat Puan salah satu petinggi PDIP yang mengklaim partai wong cilik. Bahasa tubuhnya sangat jauh dari klaim partai wong cilik," sambungnya.

Di sisi lain, Analis Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menilai, Puan Maharani harus melakukan intropeksi diri setelah video tersebut menjadi viral.

Ia mengatakan, saat bertemu rakyat seharusnya Puan banyak tersenyum.

"Ke depan, Mbak Puan harus introspeksi dan evaluasi terkait dengan raut wajah yang harus banyak tersenyum ketika bertemu rakyat," kata Ujang kepada wartawan, Rabu (28/9/2022), masih dari Suara.com.

Ujang menyebut dalam berpolitik, apalagi bertemu rakyat untuk membangun citra, senyum sangat dipenting dilakukan. Senyum menurutnya bagian dari sedekah juga.

"Senyum bagian dari sedekah juga dalam Islam," tuturnya.

"Politisi yang bagus itu, kan, membangun citra dengan tersenyum dan ramah, walaupun dalam keadaan lelah dan capek," sambungnya.

Lebih lanjut, Ujang menyarankan agar ke depan Puan berserta timnya harus melakukan evaluasi. Bukan justru memasang wajah masam atau cemberut ketika bertemu dengan rakyat.

"Itu tentu evaluasi Puan dan timnya mungkin ketika menyapa rakyat dan membagikan kaus di lain waktu, harus lebih banyak senyum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berwajah Kecut Saat Bagikan Kaos ke Warga, Puan Maharani Disarankan Lakukan Ini

Berwajah Kecut Saat Bagikan Kaos ke Warga, Puan Maharani Disarankan Lakukan Ini

Sumedang | Rabu, 28 September 2022 | 16:31 WIB

Puan Bagikan Kaos dengan Muka Cemberut, Pengamat: Bahasa Tubuhnya Jauh dari Klaim Partai Wong Cilik

Puan Bagikan Kaos dengan Muka Cemberut, Pengamat: Bahasa Tubuhnya Jauh dari Klaim Partai Wong Cilik

Depok | Rabu, 28 September 2022 | 16:23 WIB

Terkini

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:16 WIB

Pasar Kripto Indonesia Menguat, Bursa CFX Catat Kinerja Positif Agustus 2026

Pasar Kripto Indonesia Menguat, Bursa CFX Catat Kinerja Positif Agustus 2026

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:15 WIB

Indeks CFX10 Melesat 0,64%, Bitcoin Lagi Terbang

Indeks CFX10 Melesat 0,64%, Bitcoin Lagi Terbang

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:14 WIB

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:08 WIB

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

×