Tiap tahunnnya setiap tanggal 12 November diperingati sebagai hari Ayah Nasional. Di setiap negara perayaan hari ayah diperingati di tangga berbeda-beda.
Di Amerika Serikat, dan lebih dari 75 negara lain, seperti Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hongkong dalam Hari Ayah dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga bulan Juni.
Peran ayah untuk tumbuh kembang seorang anak sangat penting. Begitu juga bagi seorang pesepak bola. Menariknya, ada sejumlah ayah yang beruntung pernah melatih anaknya di event Piala Dunia, siapa saja? Berikut ulasannya:
Ilija dan Dusan Petkovic
Pada Piala Dunia 2006, Serbia hanya bisa mengukir perjalanan hingga babak penyisihan grup saja. Meski tak berjalan mulus, tapi di masa tersebut bisa menjadi kenangan manis dan berharga bagi pelatih mereka.
Sebab, Ilija Petkovic bisa melatih anaknya sendiri, Dusan di pertandingan paling elite dan bergengsi di dunia sepakbola itu, dikutip Sokkaa.com.
Bob dan Michael Bradley
Mantan pelatih Amerika Serikat, Bob Bradley pernah melatih anaknya sendiri, Michael pada Piala Dunia 2010 yang dilaksanakan di Afrika Selatan. Meski AS tidak bisa mengukir perjalanan yang jauh di kompetisi akbar tersebut, tetapi keduanya mampu mencetak sejarah dengan menciptakan turnamen ayah-anak.
Vladimir dan Vladimir Weiss
Tak hanya Bob dan Michael, di Piala Dunia 2010 juga ada sosok ayah-anak lain yang mampu tampil membela satu negara. Adalah Vladimir dan Vladimir Weiss yang bisa merasakan turnamen ayah-anak di turnamen akbar dunia itu bersama Timnas Slowakia.