Menguak Tabir Kelam Bisnis Lendir di DKI Jakarta

Blitz

Sabtu, 04 Februari 2023 | 18:27 WIB
Menguak Tabir Kelam Bisnis Lendir di DKI Jakarta
Prostitusi. (Suara.com)

Lambat laun, bisnis lendir ini mulai mendapat persetujuan dari sejumlah Negara di Eropa. Pada pertengahan abad ke-17 misalnya, sejumlah Negara termasuk Kerajaan Belanda menerapkan aturan cukup ketat untuk keberlangsungan bisnis prostitusi. Bahkan aturan ini juga diterapkan Kerajaan Belanda di tanah jajahan mereka, termasuk di Indonesia. 

Buku 'Rode Lamp Van Batavia tot Jakarta' yang ditulis oleh Ridwan Saidi memaparkan bahwa munculnya bisnis lendiri di ibukota tak lepas dari berkembangnya budaya keroncong. 

Kala itu, Jassenburg (kini bernama Jembatan Batu, tak jauh dari Stasiun Jakarta Kota), para pemuda bersantai pada malam hari sambil memetik gitar dan para perempuan tampil genit di atas loteng rumah mereka. 

Budaya ini ternyata tradisi yang diturunkan oleh peranakan Portugis India di Indonesia, khususnya di Jakarta. Seiring berjalannya waktu, kawasan Jassenburg yang awalnya banyak dihuni oleh peranakan Portugis India beralih kepada orang Tionghoa. 

Gadis-gadis peranakan Portugis India pun sudah berganti dengan para wanita dari Makau. Sebutan mereka moler (Portugis) yang artinya perempuan, yang kemudian mengalami perubahan makna menjadi perempuan jalang.

Panggilan jalang itu dilekatkan kepada para wania ini disebabkan mereka yang banyak menjadi pemuas hawa nafsu para pembesar Tionghoa dan Belanda. 

Daerah Jassenburg pun kemudian dikenal orang sebagai tempat prostitusi pertama khusus kelas menengah bawah di Jakarta. Banyak orang kemudian mengenal daerah ini sebagai gang Mangga. Kaum Adam yang doyan mampir ke gang ini kemudian dipanggil Pehong alias si sial. 

Disebut si sial karena mereka menjadi penyebar penyakit kelamin yang kemudian marak terjadi setelah munculnya bisnis lendir ini di Jakarta. 

Kemunculan gang Mangga kemudian diikuti dengan munculnya sejumlah tempat yang menjadi bisnis lendir. Bagi orang-orang Eropa, termasuk orang Belanda di Indoensia pada era itu mereka memiliki kebiasaan memberi nama indah untuk daerah yang menjadi tempat bisnis lendir. 

baca juga

Seperti tempat prostitusi di Sawah Besar diberi nama dengan Caligot, mengambil nama sandiwara keliling dari Eropa yang kerap manggung di Jakarta tempo dulu. 

Daerah Petojo juga memiliki gang tempat mangkalnya para PSK. Orang Belanda menyebut daerah itu dengan sebutan Gang Hauber. 

Setelah Indonesia merdeka, 17 Agustus 1945, daearah ini kemudian berganti nama menjadi gang Sadar. Ialah Walikota Jakarta Raden Soediro yang mengganti nama gang Hauber menjadi gang Sadar. 

Bisnis lendir di kawasan Batavia saat itu mendapat lampu hijau dari Gubernur Gubernur Jenderal Hindia Belanda Jan Pieterszoon Coen. Setelah meruntukan Jayakarta, Coen membangun Batavia dengan konsep seperti kampug halamanya di Belanda, termasuk munculnya kawasan untuk tempat prostitusi. 

Coen saat itu menganggap bahwa para tentara VOC membutuhkan jasa pemuas hawa nafsu karean jauh dari istri dan keluarga. 

Praktek munculnya bisnis prostitusi di Jakarta kemudian juga menjadi andalan Belanda untuk para prajurit KNIL. Para prajurit KNIL utamanya yang hanya berpangkat rendah tiap malam terjebak ke dunia pelacuran demi bisa memuaskan hawa nafsu. 


 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar 16 Pemain Keturunan Indonesia yang Main di Eredivisie Belanda Musim Ini

Daftar 16 Pemain Keturunan Indonesia yang Main di Eredivisie Belanda Musim Ini

Bola | Sabtu, 04 Februari 2023 | 12:21 WIB

Profil Ida Mahmudah, Anggota DPRD DKI yang Sebut Wisma Atlet Banyak Kuntilanak

Profil Ida Mahmudah, Anggota DPRD DKI yang Sebut Wisma Atlet Banyak Kuntilanak

News | Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:53 WIB

Heru Budi Beri Nama Anak Jerapah dan Gajah di Ragunan Unggul dan Tazoo, Ini Maknanya

Heru Budi Beri Nama Anak Jerapah dan Gajah di Ragunan Unggul dan Tazoo, Ini Maknanya

Jakarta | Jum'at, 03 Februari 2023 | 19:18 WIB

Tambah Lokasi Parkir, Pemprov DKI Terapkan Tarif Disinsentif Bagi Mobil Belum Uji Emisi

Tambah Lokasi Parkir, Pemprov DKI Terapkan Tarif Disinsentif Bagi Mobil Belum Uji Emisi

Jakarta | Jum'at, 03 Februari 2023 | 18:57 WIB

Prostitusi Online Jaringan Internasional Dibongkar, Enam Pelaku Ditangkap

Prostitusi Online Jaringan Internasional Dibongkar, Enam Pelaku Ditangkap

Sumbar | Jum'at, 03 Februari 2023 | 17:16 WIB

Terkini

Harga Cabai Kompak Turun, Beras Premium Tetap Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini

Harga Cabai Kompak Turun, Beras Premium Tetap Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:54 WIB

Sepeda Lipat Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Tangguh dan Ringkas Mulai Rp1 Jutaan

Sepeda Lipat Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Tangguh dan Ringkas Mulai Rp1 Jutaan

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:54 WIB

Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal

Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:51 WIB

Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo

Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:50 WIB

Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:49 WIB

5 Rekomendasi Body Lotion Tanpa Pewangi: Aman buat Kulit Sensitif, Aroma Parfum Tahan Lama

5 Rekomendasi Body Lotion Tanpa Pewangi: Aman buat Kulit Sensitif, Aroma Parfum Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:47 WIB

Delapan BPR Bangkrut di Semester I 2026, Alarm bagi Bank Kecil atau Pertanda Krisis Ekonomi?

Delapan BPR Bangkrut di Semester I 2026, Alarm bagi Bank Kecil atau Pertanda Krisis Ekonomi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:43 WIB

Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik

Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:39 WIB

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:34 WIB

Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian

Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:33 WIB

×