Pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang tengah jadi sorotan publik. Ia dituding melakukan penistaan agama.
Kekinian sejumlah rumor lain soal Al Zaytun seperti masalah pelecehan seksual juga mengemuka ke publik. Panji Gumilang pun dilaporkan ke polisi terkait masalah penistaan agama.
Di tengah kasus yang membelit Panji Gumilang ini, muncul pembelaan dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Anis Khairunnisa.
Siapa Anis Khairunnisa? Ia ternyata putri dari Panji Gumilang. Anis disebut-sebut menjadi bacaleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pemilu 2024.
Lewat akun Facebook miliknya, Anis buka suara terkait kasus ayahnya itu. Ia meminta semua pihak untuk bisa menahan diri.
"Sebelum sibuk menghakimi seseorang sesat dan menjebloskan seseorang pada persoalan menistakan agamanya sendiri. Ketika mengedepankan cara berpikir pendek dan irasional. Sebaiknya mari sibuk untuk terus belajar. Memperkaya literasi agar berpikir lebih adil, beradab dan berkeprimanusiaan," tulisnya di akun Facebook @Anis Khairunnisa.
"Jangan terlena dan terbuai dalam balutan kenyamanan beragama. Karena kehidupan terus berputar dan bergulir," sambungnya.
Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin buka suara soal polemik Panji Gumilang dan Al Zaytun.
"Sejak kapan ada pondok pesantren mengajarkan orang berzina boleh nanti bayar? Sejak kapan ada pondok pesantren mengajarkan orang melakukan kaderisasi membangun negara di negara yang lain dalam pondok pesantren?" kata Ngabalin dalam sebuah video yang beredar di media sosial
"Keponakan saya, anak kakak saya tertua, anak-anaknya sekolahnya di Al-Zaytun. Jadi, saya mau bilang bahwa jangan nuduh orang macam-macam, jangan kalian mendiskreditkan itu Pak Kiai Gumilang," jelasnya.