Tim Jepang

Reky Kalumata

Kamis, 05 Juni 2014 | 15:37 WIB
Tim Jepang
Timnas Jepang. (Reuters/Scott Audette)

Suara.com - Tim Samurai Biru memulai debutnya di Piala Dunia 1998. Mereka gagal merebut satu angka pun dan kalah dari tiga pertandingan yang dilalui.

Baru pada 2002, ketika Piala Dunia digelar di Jepang dan Korea, tim Samurai Biru tampil memukau. Bergabung dengan Rusia, Belgia dan Tunisia, Jepang keluar sebagai juara grup dan lolos ke babak 16 besar. Mereka hanya kalah tipis 1-0 dari Turki yang akhirnya menjadi juara tiga. Pada Piala Dunia 2006, Jepang kembali tampil buruk dan hanya bisa meraih satu angka.

Penampilan Jepang di Piala Dunia 2010 mempesona pecinta sepak bola dunia. Meski bergabung dengan sejumlah negara kuat seperti Denmark, Kamerun dan Paraguay, Jepang berhasil lolos ke babak 16 besar dengan status runner up.

Sejak 2010, Jepang menunjuk mantan pelatih AC Milan, Alberto Zaccheroni sebagai pelatih. Tangan dingin Zacheroni mampu membawa Jepang menjadi juara di Piala Asia 2011 dengan mengalahkan Australia 1-0 di partai puncak.

Seperti Korea Selatan, Jepang juga banyak mengimpor pemainnya ke liga Eropa. Shinji Kagawa menjadi pemain yang berperan besar atas sukses Borrusia Dortmund dan Manchester United meraih gelar juara liga. Sedangkan Keisuke Honda merupakan pemain tengah haus gol yang baru saja direkrut AC Milan pada Januari 2014.

Perjalanan tim:

Jepang mengawali kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan sangat buruk. Mereka kalah di dua pertandingan pertama dari Uzbekistan dan Korea Utara sebelum akhirnya bisa lolos ke putaran keempat. Baru pada putaran keempat, penampilan Jepang mulai membaik seiring dengan semakin cemerlangnya penampilan Keisuke Honda dan Shinji Kagawa serta Shinji Okazaki.

Di pertandingan pertama, Jepang menang 3-0 atas Oman dan pesta gol 6-0 ke gawang Yordania sebelum bermain imbang 1-1 melawan Australia. Setelah itu, giliran Irak yang dikalahkan 1-0 dan Oman 2-1. Tambahan satu angka dalam pertandingan melawan Yordania akan memastikan Jepang lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Namun, di luar dugaan, Jepang justru takluk di tangan Yordania.

Partai penentuan melawan Australia menjadi ajang hidup mati bagi Jepang. Australia sempat unggul lebih dulu 1-0 hingga 10 menit sebelum pertandingan usai. Penalti Keisuke Honda menjelang babak kedua usai membuat Jepang berhasil menahan imbang tim tuan rumah dan meraih satu angka yang diperlukan untuk tampil di Brasil.

Pemain bintang:

Jepang layak berterima kasih kepada Keisuke Honda. Ketenangannya dalam mengeksekusi tendangan penalti di menit-menit akhir pertandingan membuat Jepang bisa menahan imbang Australia 1-1. Honda merupakan pemain tengah Jepang yang bisa lari cepat dan punya insting mencetak gol yang tinggi.

Kehadirannya membuat daya gedor Jepang semakin hidup. Selain handal dalam mencetak gol, Honda juga spesialis bola mati. Gol-gol yang dicetaknya kerap berasal dari tendangan bebas. Di sepanjang babak kualifikasi, Honda menyumbangkan lima gol dari enam kali penampilan. Tidak heran ketika klub Italia AC Milan kesengsem dan merekrutnya pada Januari 2014.

Pelatih:

Ketika masih menjadi pelatih di Italia, Zaccheroni dikenal sebagai penggemar formasi 3-4-3. Dia menggunakan taktik tersebut saat melatih Juventus, Lazio dan AC Milan. Ketika dipercaya menjadi arsitek timnas Jepang, Zaccheroni tetap menggunakan formasi tersebut.

Dia memberi kepercayaan kepada pemain muda dan langsung meraih sukses. Piala Asia 2011 menjadi trofi pertama yang dipersembahkan Zaccheroni bagi tim Samurai Biru. Kini, para pecinta sepak bola di Jepang berharap Zaccheroni bisa membawa Jepang lolos hingga perempta final Piala Dunia 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!

Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:24 WIB

Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB

Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga

Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:06 WIB

FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya

FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!

Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:40 WIB

Cedera Lagi, Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Dipastikan Absen di Piala AFF 2026

Cedera Lagi, Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Dipastikan Absen di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:18 WIB

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam

3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:48 WIB

Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu

Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026

Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:38 WIB

×