Suara.com - Barcelona sudah menekan sejak awal pertandingan. Meski demikian, belum ada peluang berbahaya ke gawang Villarreal dari beberapa kali usaha para pemain tuan rumah hingga lima menit pertama pertandingan.
Ancaman pertama ke gawang Villarreal datang dari Luis Suarez di menit ke-8 namun tendangan kaki kanannya masih melenceng di samping kiri gawang. Pada menit ke-12, Suarez kembali mengancam namun kali sepakannya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis kiper Sergio Asenjo.
Menit ke-19, usaha Lionel Messi dengan sepakan kaki kirinya masih dapat diblok. Satu menit kemudian, Suarez lagi membuang peluang emasnya setelah tendangannya pas di depan gawang masih berada tipis di samping kanan gawang Villarreal.
Pada menit ke-25, Suarez kembali punya peluang dan sempat berhadapan dengan kiper Sergio Asenjo namun wasit menyatakan dia lebih dulu offside. Namun Villarreal akhirnya yang unggul lebih dulu dari peluang pertamanya di menit ke-30.
Gol tersebut dicetak oleh Denis Cheryshev setelah membelokan bola tendangangan Mario di depan gawang dengan sontekan kaki kirinya. Tertinggal 0-1 membuat Barca masih terus mencoba membuka peluang namun masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Villarreal
Sedangkan Villarreal mencoba memanfaatkan serangan balik dan sempat berbahaya lewat sundulan Luciano Vietto namun masih dapat diamankan Claudio Bravo di menit ke-42. Namun sebelum turun minum Barca sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol penyama tersebut dicetak oleh Neymar lewat sepakan kaki kanannya setelah menyambut bola rebound dari tendangan Rafinha yang ditepis oleh kiper Sergio Asenjo. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.