Tim Transisi Diumumkan, Ini Tanggapan PSSI

Syaiful Rachman Suara.Com
Sabtu, 09 Mei 2015 | 06:30 WIB
Tim Transisi Diumumkan, Ini Tanggapan PSSI
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Matalitti ketika mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Selasa (21/4) Antara Foto/Reno Esnir.

Suara.com - PSSI dibawah pimpinan La Nyalla Mattalitti menanggapi dingin pengumuman personel Tim Transisi bentukan Kemenpora dan akan tetap menjalankan roda organisasi serta program yang telah disiapkan hingga 2019.

"Tidak ada gunanya kami mengomentari itu (Tim Transisi). Mau ada Tim Transisi atau tidak sama sekali tidak ada pengaruhnya pada PSSI," kata La Nyalla Mattalitti seperti yang dilansir tim media PSSI di Jakarta, Jumat malam (8/5/2015).

Tim Transisi bentukan pemerintah terdiri dari 17 personel yang memiliki latar belakang berbeda mulai walikota, politisi, mantan pejabat negara maupun militer, penggiat sepak bola Indonesia, pengusaha hingga artis.

Sebanyak 17 anggota Tim Transisi itu adalah FX Hadi Rudyatmo, Lodewijk F Paulus, Ridwan Kamil, Eddy Rumpoko, Ricky Yakobi, Bibik Samad Rianto, Darmin Nasution, Ceppy T Wartono, Tommy Kurniawan, Iwan Rukminto, Francis Wanandi, Saut H Sirait, Andrew Darwis, Farid Husaini, Zuhairi Misrawi, Dias Faizal Malik Hendropriyono dan Velix F Wanggai.

Selanjutnya tim ini akan mendapatkan tugas yang disiapkan diantaranya adalah mengambilalih tugas PSSI setelah dibekukan per 17 April dan harus memastikan pengiriman timnas ke beberapa kejuaraan tetap jalan.

Selain itu, Tim Transisi juga harus memastikan kompetisi dari semua level mulai Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama hingga Liga Nusantara berjalan meski hingga saat ini belum ada kesepakatan.

Tugas terakhir yang harus dituntaskan adalah membentuk kepengurusan baru PSSI yang sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA. Tim ini tidak berhak menentukan calon dan untuk masalah calon diserahkan ke pemilik suara.

Terkait dengan kembali bergulirnya kompetisi, Ketua Umum PSSI yang terpilih pada Kongres Luar Biasa (KLB) Surabaya ini justru mempertanyakan siapa klub yang akan menjadi peserta kompetisi dibawah komando Tim Transisi.

"Saya yakin Liga dan klub-klub anggota PSSI tidak akan mau berkompetisi dibawah tim bentukan pemerintah. Bahkan sebelumnya telah terjadi kesepakatan," kata La Nyalla menambahkan.

Sebelumnya PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi, klub Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama telah melakukan pertemuan di Jakarta dan sepakat tidak akan mengikuti kompetisi dibawah kendali Tim Transisi.

Dengan adanya Tim Transisi bisa dipastikan polemik persepakbolaan nasional belum bisa secepatnya diselesaikan. Padahal, FIFA sebagai federasi sepak bola dunia memberikan batas waktu hingga 29 Mei untuk menyelesaikannya. Jika tidak maka ancaman sanksi di depan mata. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI