Sriwijaya FC Tak Bubarkan Pemain

Reky Kalumata Suara.Com
Selasa, 02 Juni 2015 | 23:09 WIB
Sriwijaya FC Tak Bubarkan Pemain
Sejumlah pemain Sriwijaya FC melakukan uji coba lapangan Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumbar, Jumat (16/1). ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi

Suara.com - Tim Sriwijaya FC tidak dibubarkan meskipun kompetisi sepak bola profesional musim ini ditiadakan oleh PT Liga Indonesia. Namun tim asal Sumatera Selatan ini meliburkan pemainnya hingga setelah lebaran.

"Meskipun banyak klub sudah membubarkan diri, seperti PSIS Solo dan Barito Putra, setelah Indonesia diberi sanksi oleh FIFA, tapi tidak demikian dengan Sriwijaya FC. Jajaran manajemen telah memutuskan tidak akan membubarkan tim ini," kata Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, di Palembang, Selasa (2/6/2015).

Namun menurut dia, terkait situasi sepak bola nasional yang belum kondusif ini, manajemen klub telah memutuskan untuk meliburkan pemain hingga usai Idulfitri mendatang.

"Pemain diliburkan, bukan dibubarkan. Nanti setelah Lebaran akan kumpul lagi di Palembang untuk berlatih," katanya pula.

Sementara itu, untuk tetap bertahan dalam situasi sulit ini Sriwijaya FC akan mengandalkan dana sponsor agar tetap dapat menggaji pemainnya.

Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Dodi Reza menerangkan bahwa dana pembayaran gaji ini bersumber dari sponsor utama, yakni PT Bukit Asam, Bank Sumsel Babel, PT PDPE, dan PT Perusahaan Gas Negara.

"Sriwijaya FC memiliki sponsor 'tradisional' yang tetap menyalurkan dana tanpa melihat persoalan yang sedang terjadi, karena pada prinsipnya bantuan ini untuk menjaga keberlangsungan klub. Sriwijaya FC merupakan kebanggaan Sumsel," kata dia lagi.

Berkaitan dengan kebutuhan dana yang besar untuk menjaga keberlangsungan klub, menurutnya, maka manajemen telah mengambil kebijakan pengurangan gaji yakni hanya memberikan 10 persen untuk beberapa pemain.

Pemain itu Syakir Sulaiman, Patrich Wanggai, Yogi Triana, dan Pelatih Benny Dollo, serta Asisten Pelatih Hendri Susilo.

Sedangkan untuk pemain lain diputuskan hanya menerima gaji senilai 25 persen dari kontrak kerja, di antaranya Asri Akbar, Titus Bonai, Ferdinand Sinaga, Fakruddin, Wildansyah, dan Jeki Arisandi.

"Pemain yang masih menerima gaji senilai 25 persen ini diwajibkan tetap berada di mes dan terus berlatih. Ini dilakukan manajemen klub untuk meminimalkan dampak negatif seperti cedera karena bergabung dengan liga antarkampung," kata dia lagi.

Sedangkan, untuk pemain asing, yakni Morimakan Koita (Mali), Abdulaye Maiga (Mali), Goran Ljubojevic (Kroasia), dan Raphael Maittimo (naturalisasi Belanda) diputuskan manajemen untuk dihentikan kontrak kerjanya dan telah kembali negara masing-masing.

Kerugian klub lantaran penghentian kompetisi ini, Dodi merincikan secara finansial berkisar Rp7 miliar hingga Rp8 miliar karena klub telah membayar kontrak kerja dan menjalani pertandingan sebanyak tiga kali.

"Meskipun hingga kini belum ada titik terang terkait kompetisi, pada dasarnya Sriwijaya FC masih berharap kompetisi musim ini tetap berjalan. Manajemen menetapkan batas waktu hingg 27 Juli, jika tetap tidak ada kejelasan, maka ada kemungkinan akan dirumahkan semuanya," kata dia pula.

Kompetisi profesional sepak bola Indonesia Liga QNB 2015 dihentikan oleh PT Liga Indonesia (operator kompetisi) pada 3 Mei 2015, setelah tidak mendapat izin keramaian dari kepolisian berkaitan kisruh PSSI dan Kemenpora.

Kisruh ini berawal dari pengabaian PT Liga Indonesia terhadap rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia yang tidak meloloskan dua klub, yakni Arema dan Persebaya.

Persoalan semakin meruncing setelah PSSI menempuh jalur hukum untuk menggugat Kemenpora ke PTUN terkait SK pembekuan PSSI yang akhirnya dimenangkan oleh PSSI.

Pada 29 Mei 2015 lalu, FIFA memberi sanksi PSSI karena menilai terdapat campur tangan pemerintah, meskipun tetap memberikan izin Timnas Indonesia bermain di SEA Games 2015, Juni ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI