Suara.com - Final ulangan Liga Champions musim 2013/14 antara Real Madrid dan Atletico Madrid kembali terjadi di partai puncak kompetisi yang sama tahun ini. Hal itu setelah di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (4/5/2016) atau Kamis dini hari WIB, Real menang tipis 1-0 atas tamunya, Manchester City.
Hasil ini sudah cukup mengantarkan Real ke partai final yang akan dilangsungkan 28 Mei mendatang di Stadion San Siro, Milan, Italia. Pasalnya, pada leg pertama yang digelar 26 April lalu di kandang City, kedua klub bermain imbang tanpa gol.
Atletico sendiri sudah lebih dulu memastikan lolos ke laga puncak kompetisi paling bergengsi di Benua Biru itu usai menyingkirkan klub raksasa Jerman, Bayern Munich, sehari sebelumnya dengan agregat 2-2.
Meski skornya imbang, namun tim asuhan Diego Simeone itu lolos lantaran unggul produktivitas gol tandang dalam leg kedua yang digelar di Allianz Arena, Rabu dini hari wIB lalu, dalam pertandingan yang dimenangkan tuan rumah Bayern, 1-2.
Pada final musim 2013/14 lalu, Real berjaya usai menaklukkan tim sekotanya itu, 4-1. Gelar itu sekaligus jadi yang kesepuluh bagi Los Blancos, sekaligus makin memantapkan diri sebagai tim yang paling banyak meraih trofi Liga Champions.
Torehan ini terpaut tiga trofi dari peringkat di bawahnya, AC Milan, yang kemudian disusul oleh Bayern, Barcelona, dan Liverpool yang masing-masing telah mengoleksi lima trofi.
Sedangkan, Atletico belum sekalipun meraih trofi di ajang yang dijuluki "Kelas Para Raja" ini. Prestasi tertinggi Atletico hanyalah dua kali runner-up, yakni musim 1973/74 dan 2013/14.
Pada musim 1973/74, Atletico digagalkan Bayern setelah takluk 0-4 di Heysel Stadium Brussels, Belgia, 17 Mei 1974. Laga ini merupakan partai ulangan setelah dua hari sebelumnya di tempat yang sama kedua tim bermain imbang 1-1.
Jalannya Pertandingan
Sementara itu, dalam pertandingan yang berlangsung dini hari tadi di Santiago Bernabeu, tuan rumah Los Blancos langsung berinisiatif melancarkan serangan sejak menit pertama. Berkali-kali tim asuhan Zinedine Zidane ini mengancam gawang City yang dikawal Joe Hart.
Gol yang ditunggu-tunggu pun hadir di menit ke-20 lewat gol bunuh diri gelandang The Citizen, Fernando. Gol ini berawal ketika Dani Carvajal mengirim umpan terobosan ke kiri jantung pertahanan The Citizen.
Gareth Bale yang berdiri tidak jauh dari area tersebut lantas mengejar umpan itu. Dia pun menggiring bola lebih dekat ke gawang Hart dan melesakkan umpan kaki kanan yang sejatinya tidak terlalu keras.
Namun, bola itu justru membentur kaki Fernando yang membuat bola justru masuk ke jala gawang timnya sendiri. Tertinggal satu gol, The Citizen mencoba bangkit dan menciptakan beberapa peluang.
Diantaranya lewat tendangan keras mendatar kaki kanan Fernandinho yang masih menyamping di sisi kanan gawang Madrid yang dijaga Keylor Navas. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit Damir Skomina asal Slovenia, tanda berakhirnya pertandingan, tak ada lagi gol yang tercipta.