Suara.com - Pupus sudah impian Manuel Pellegrini membawa Manchester City ke final Liga Champions tahun ini. Hal itu setelah di leg kedua semifinal, Rabu (4/5/2016) atau Kamis dini hari WIB, City takluk 0-1 dari tuan rumah Real Madrid.
Hasil ini membuat tim asal ibu kota Spanyol itu berhak tampil di partai puncak setelah unggul agregat 1-0, menyusul hasil imbang tanpa gol di leg pertama 26 April lalu.
Tak urung, hal ini membuat Pellegrini gusar, mengingat ini jadi kiprah terakhirnya di Liga Champions bersama Sergio Aguero dan kawan-kawan lantaran posisinya akan digantikan Pep Guardiola musim depan.
Tak hanya itu, dengan hasil ini, maka musim ini Pellegrini hanya bisa mempersembahkan satu trofi buat The Citizen, yakni trofi Piala Liga Inggris.
Dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions ini, Pellegrini mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya yang minim ciptakan peluang.
Di samping itu, dia juga menyesalkan cedera paha yang menimpa kapten The Citizen, Vincent Kompany, di menit ke-10. Kompany pun akhirnya ditarik keluar dan digantikan Eliaquim Mangala.
"Saya kecewa, karena saya berpikir pertandingannya begitu rapat dimana kedua tim tidak banyak menciptakan peluang," kata Pellegrini, 62 tahun, usai pertandingan.
"Tidak ada perbedaan mencolok dari penampilan kedua tim di laga ini. Dan bukan satu hal yang baik mengganti bek begitu cepat--Kompany--tapi saya pikir kami memang memiliki masalah di lini pertahanan, selain masalah dalam ciptakan peluang," pungkasnya.