7 Tuntutan Menpora pada PSSI Terkait Kisruh Tiket Laga Timnas

Liberty Jemadu

Sabtu, 03 Desember 2016 | 05:03 WIB
7 Tuntutan Menpora pada PSSI Terkait Kisruh Tiket Laga Timnas
Sejumlah calon penonton mengantre membeli tiket laga semifinal pertama Piala AFF antara Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/12) [Antara/Yulius S Wijaya].

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengutarakan tujuh tuntutan kepada PSSI terkait bobroknya penjualan tiket laga leg pertama Semifinal Piala AFF antara Timnas Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/12/2016).

Sebelumnya diberitakan sejumlah calon pembeli tiket laga akbar itu mendatangi Kemenpora pada Jumat karena kecewa tak bisa memperoleh tiket. Mereka menuding PSSI bekerja sama dengan calo dalam menjual tiket laga tersebut.

Para calo sendiri, seperti yang ditelusuri kantor berita Antara, memborong tiket dalam jumlah besar dan menjualnya kembali dengan harga yang jauh lebih mahal, bahkan hingga 125 persen dari harga asli.

"PSSI harus memperkecil peluang transaksi penjualan tiket beralih ke tangan para calo. Jika sektor layanan jasa lainnya bisa mengatasi percaloan, seharusnya PSSI juga bisa," bunyi tuntutan pertama Kemenpora dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kedua, Kemenpora mendesak PSSI agar memberikan tindakan tegas kepada oknum-oknum PSSI atau pihak-pihak tertentu yang leluasa bergerak dalam sistem percaloan tiket. Ketiga, PSSI diminta tidak membiarkan buruknya pola penjualan tiket dan memperbaikinya meski harus berkoordinasi dengan pihak lain baik dengan mitra lokal maupun internasional.

Keempat PSSI didesak untuk memastikan jumlah tiket yang dijual atau yang disediakan sesuai dengan kapasitas stadion tempat berlangsungnya pertandingan.

Kelima, PSSI dituntut meminta pihak Kiostix.com, penjual resmi tiket semifinal Piala AFF di Indonesia, untuk bertanggung jawab atas penjualan tiket.

Keenam, pihak Kemenpora mendesak PSSI agar dapat memastikan kapasitas "bandwith" memadai jika transaksi jual beli dilakukan dengan sistem daring ("online"), sehingga pelayanan via internet dapat dilakukan dengan normal.

"Terakhir, berhubung pertandingan semifinal Piala AFF 2016 adalah pertandingan kandang internasional pertama Indonesia di kepengurusan PSSI baru, maka kami menuntut pimpinan PSSI menunjukkan citra positif terkait aspek tata kelola pertandingan, keamanan, jual beli tiket, perlindungan tamu dari Vietnam dan AFF. Semua itu dilakukan dalam konteks reformasi tata kelola persepakbolaan Indonesia supaya menjadi lebih baik dan konstruktif," tutur Gatot.

Praktik calo terjadi pada penjualan tiket semifinal leg pertama semifinal Piala AFF 2016 Indonesia melawan Vietnam yang ditandingkan di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor.

Mereka memanfaatkan kesempatan setelah PSSI dan pihak penyelenggara lokal memutuskan menjual 10.000 tiket kategori tiga seharga Rp100.000 perlembar dalam bentuk fisik ("offline"), setelah penjualan dari sistem daring ("online") kerap mengalami gangguan.

Antara sempat menemui satu orang calo di sekitar lokasi penjualan tiket ketika dia beraksi dan mengaku menjual tiket seharga Rp225.000. Walau dihargai lebih dari dua kali lipat harga normal, tiket itu cukup laku dibeli calon penonton laga tim nasional.

Selain itu, seorang diduga calo tiket semifinal leg pertama Piala AFF 2016, tertangkap tangan miliki 12 lembar tiket pertandingan tersebut. Pria paruh baya bernama Wahyudi tersebut menjual tiketnya dengan harga Rp250.000.

Padahal, dalam pertemuan dengan para pewarta, Kamis (1/12), PSSI sudah menyatakan pembelian tiket kategori tiga di GBK harus menyertakan KTP atau SIM dan maksimal pembelian empat tiket untuk satu orang, demi menghindari praktik calo.

Terang saja itu membuat kecewa ratusan calon pembeli tiket di Stadion Gelora Bung Karno. Mereka yang berasal dari berbagai daerah harus rela menghadapi kenyataan 10.000 tiket kategori tiga seharga Rp100.000 harus habis dalam waktu sekitar dua jam setelah loket dibuka pada 08.00 WIB.

PSSI dan pihak panitia penyelenggara memang menyediakan 10.000 lembar tiket khusus kategori tiga yang dijual secara fisik ("offline") di pintu utara Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

Panitia penyelenggara sendiri menyediakan tiket dengan tiga kategori yaitu VIP/kategori satu dengan harga Rp300 ribu, kategori dua Rp200 ribu dan kategori tiga Rp100 ribu.

Untuk VIP, penyelenggara menyediakan 1.500 tiket. Kelas dua ada 4.000 tiket dan kelas tiga 21.000 tiket. Selain "offline", tiket juga dijual secara daring melalui laman kiostix.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Ivar Jenner Sudah Gatal Ingin Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Tandang

Ivar Jenner Sudah Gatal Ingin Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Tandang

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×