Bicara Persepakbolaan Indonesia, Ini yang Kurang Menurut Milla

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 31 Maret 2017 | 22:16 WIB
Bicara Persepakbolaan Indonesia, Ini yang Kurang Menurut Milla
Bayu Eka Sari (kiri) bersama pelatih timnas U-22 Luis Milla meninggalkan arena latihan timnas di SPH, Karawaci, Tangerang [Suara.com/Adie Prasetyo]

Suara.com - Pelatih tim nasional senior dan U-22 Indonesia, Luis Milla Aspas, mengatakan Indonesia harus memiliki filosofi sepak bola jika ingin mengukir prestasi tertinggi.

Menurut Milla, filosofi bisa membantu Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) membentuk pemain muda dan pelatih berkualitas di tengah keterbatasan anggaran.

"Harus punya filosofi dan kurikulum yang bisa diterapkan dengan serupa di semua lini, semua kelompok umur di seluruh daerah," ujar Luis Milla dalam sebuah perbincangan bertajuk "A Night With The Manager" di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Jumat (31/3/2017) malam.

Indonesia, kata mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini, memiliki bakat-bakat alami yang sangat bagus, terutama di sektor gelandang yang dinilainya kreatif. Keunggulan ini yang disarankannya untuk terus dikembangkan.

"Kekuatan Indonesia di pemain tengah dan banyak yang punya akselerasi bagus. Dari sini sebenarnya bisa dibangun sebuah filosofi. Yang kurang mungkin posisi penyerang, tetapi saya rasa sektor itu bisa diperkuat dengan memberikan porsi bermain lebih banyak untuk pesepakbola lokal di klub," kata Milla.

Salah satu contoh yang berhasil menanamkan filosofi menurut pria Spanyol itu adalah tim Barcelona. Ini terlihat ketika Milla melatih tim nasional U-19 Spanyol di kurun waktu 2008-2010.

Saat itu, ada sekitar tujuh pemain Spanyol yang berasal dari tim Barcelona dan mereka menerapkan apa yang didapat dari akademi ke tim nasional.

"Filosofi Barcelona itu sudah ada sejak setidaknya 30 tahun lalu dan diajarkan terus menerus di akademi. Saya senang melihat pemain timnas dari tim Barcelona datang latihan dan menunjukkan filosofi dan sikap ala tim Catalan," tutur Milla.

Dalam perbincangan dengan media-media Indonesia di acara "A Night With The Manager" yang diselenggarakan PSSI di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Jumat malam, Milla memang menekankan pentingnya pembinaan pemain muda.

Di Spanyol, kata Milla, para pemain sudah dilatih sejak umur lima tahun dan setiap kelompok umur memiliki pelatih dengan kualifikasi berbeda-beda.

Namun, Milla menyadari praktek pembinaan seperti itu membutuhkan dana sangat besar yang sulit untuk disamai PSSI.

Berkaca dari pembinaan pemain muda Jerman, sejak tahun 2000 Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) membuat sebuah keputusan penting usai "babak belur" di Piala Eropa, yaitu semua klub profesional harus memiliki akademi pemain muda nomor wahid.

Oleh karena tidak semua tim memiliki kemampuan keuangan yang sama, maka DFB memberikan insentif program pengembangan pemain muda senilai 13 juta dolar Amerika Serikat (AS) per tahun.

DFB juga mewajibkan semua akademi pemain muda memiliki staf pelatih yang bekerja secara penuh, lapangan latihan yang baik, departemen kesehatan terintegrasi dan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk pendidikan pesepak bola.

Laman DFB melansir bahwa kini memiliki 365 pusat pengembangan pemain muda atau DFB Academy, melibatkan sekira 1.000 orang pelatih dan sekira 25.000 pesepak bola cilik putra dan putri.

Jerman pun bisa menghasilkan pemain-pemain muda ternama, antara lain Mesut Ozil (bermain di Arsenal), Thomas Mueller (Bayern Muenchen), Mario Goetze (Borussia Dortmund), Manuel Neuer (Bayern Muenchen) dan Julian Draxler (PSG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Calon Lawan Timnas U-22 Selama TC di Spanyol

Ini Calon Lawan Timnas U-22 Selama TC di Spanyol

Bola | Kamis, 30 Maret 2017 | 12:32 WIB

Terancam Batal Ikut ISG, Timnas U-22 Uji Coba Lawan Argentina?

Terancam Batal Ikut ISG, Timnas U-22 Uji Coba Lawan Argentina?

Bola | Kamis, 30 Maret 2017 | 12:12 WIB

Sibuk Latihan, Pemain Timnas U-19 Tetap Fokus Belajar Hadapi UN

Sibuk Latihan, Pemain Timnas U-19 Tetap Fokus Belajar Hadapi UN

Bola | Rabu, 29 Maret 2017 | 11:40 WIB

TC di Spanyol, Timnas Tak Mau Sembarang Pilih Lawan

TC di Spanyol, Timnas Tak Mau Sembarang Pilih Lawan

Bola | Selasa, 28 Maret 2017 | 21:01 WIB

Di Spanyol, Timnas U-22 Berencana Gunakan Lapangan Timnas Spanyol

Di Spanyol, Timnas U-22 Berencana Gunakan Lapangan Timnas Spanyol

Bola | Senin, 27 Maret 2017 | 16:16 WIB

Seleksi Timnas, Fakhri: Banyak Pemain yang Kaget

Seleksi Timnas, Fakhri: Banyak Pemain yang Kaget

Bola | Senin, 27 Maret 2017 | 15:05 WIB

Seleksi Pemain, Ini Titik Fokus Latihan Timnas U-16

Seleksi Pemain, Ini Titik Fokus Latihan Timnas U-16

Bola | Senin, 27 Maret 2017 | 14:15 WIB

Terkini

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:32 WIB

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:26 WIB

Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:21 WIB

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:07 WIB

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:54 WIB

Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya

Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:24 WIB

Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini

Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:11 WIB

Selamat! Justin Hubner Resmi Nikahi Selebgram Jennifer Coppen

Selamat! Justin Hubner Resmi Nikahi Selebgram Jennifer Coppen

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya

Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB