Suara.com - Para pemain Timnas Argentina akan melakukan segalanya semampu mereka untuk menjadi kampiun di Piala Dunia 2018. Albiceleste -julukan Argentina- ingin berjaya di Rusia nanti setelah kalah di partai final Piala Dunia empat tahun lalu di Brasil. Ini merupakan pernyataan dari bek Argentina, Marcos Rojo.
"Ini merupakan hal yang benar-benar penting dan merupakan hal besar bagi rakyat Argentina untuk mengenakan kaus ini," buka Rojo, yang bermain untuk Manchester United sejak 2014, di laman resmi klub.
"Kami benar-benar merasakan kaus ini dan kami membela panji-panji kami. Kami memberikan segalanya ketika kami mengenakannya dan kami menginginkan ganjaran untuk hal-hal yang terjadi pada Piala Dunia terakhir. Saya kira juara adalah harga mati buat kami di Piala Dunia tahun ini. Kami sudah satu pikiran, kami ingin juara," celoteh pemain berusia 28 tahun itu
"Kami akan melakukan segalanya untuk memberi peluang kepada para penggemar kami untuk kembali merayakan keberhasilan memenangi trofi," tutur Rojo.
Rojo akan menghadapi Nigeria di fase grup Piala Dunia 2018. Rojo sendiri mencetak gol internasional pertamanya untuk Argentina ke gawang Nigeria pada Piala Dunia 2014 lalu.
Kroasia dan Islandia merupakan dua penghuni Grup D lainnya, dan Rojo merasa laju Argentina di Piala Dunia 2018 akan bergantung pada kemampuan mencetak gol sang megabintang, Lionel Messi.
"Itu Nigeria lagi! Menurut saya, sekarang kami telah tiga atau empat kali dipertemukan dengan Nigeria dan itu akan menjadi grup yang sulit. Kroasia dan Islandia juga berada di sana," ucapnya.
"Mudah-mudahan, Lionel Messi akan berada di bentuk permainan terbaiknya dan dapat melakukan sesuatu untuk kami," tuntas pemain yang fasih berperan sebagai bek tengah dan fullback itu.
Argentina sendiri baru saja membatalkan pertandingan pemanasan terakhir mereka jelang Piala Dunia, yakni melawan Israel, ketika tekanan politik meningkat menjelang laga yang dijadwalkan dimainkan pada akhir pekan ini di Yerusalem tersebut.
Albiceleste akan memulai perjalanannya pada Piala Dunia 2018 di Rusia dengan menghadapi Islandia pada 16 Juni.