Ini Alasan Lessa Tarik Keluar Ricardo Salampessy di Babak Kedua

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Ini Alasan Lessa Tarik Keluar Ricardo Salampessy di Babak Kedua
Pesepak bola Bhayangkara FC Herman Dzumafo (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Marcio Nascimento Rozario (tengah) dalam pertandingan Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (19/11/2018). Bhayangkara FC menang atas Persipura dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Keluarnya Ricardo membuat pertahanan Persipura rentan.

Suara.com - Pelatih Persipura Jayapura Osvaldo Lessa mengungkapkan alasannya menarik keluar Ricardo Salampessy lebih cepat saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (19/11/2018). Lessa mengaku, hal itu dilakukan karena Ricardo tidak dalam kondisi bugar.

Ricardo ditarik di menit 49 dan digantikan oleh Yohanis Tjoe. Ditariknya sang pemain pun cukup berpengaruh besar bagi lini belakang tim berjuluk Mutiara Hitam.

Lini belakang Persipura sering kerepotan mengawal penyerang-penyerang Bhayangkara FC. Meski bukan dari open play, Persipura takluk 0-2 dari tim tuan rumah.

"Ricardo cedera, sebenarnya dia tidak bisa main dan ingin istirahat. Dia sudah terapi pekan ini, tapi masih ada rasa sakit sedikit dan tentu dia lebih baik istirahat. Pertandingan ke depan sulit untuk dia bisa main, kami harus cari solusi," kata Lessa dalam jumpa pers usai laga.

Pesepak bola Persipura Jayapura Todd Rivaldo Albert Ferre (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Bhayangkara FC Jajang Mulyana (tengah) dan Indra Kahfi (kiri) dalam pertandingan Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (19/11/2018).Bhayangkara FC menang atas Persipura dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Pesepak bola Persipura Jayapura Todd Rivaldo Albert Ferre (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Bhayangkara FC Jajang Mulyana (tengah) dan Indra Kahfi (kiri) dalam pertandingan Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (19/11/2018).Bhayangkara FC menang atas Persipura dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Sementara itu, Ricardo Salampessy membenarkan kondisinya sedang tidak fit. Ia mengaku kelelahan menjalani pertandingan dengan tempo yang cepat.

"Ini mungkin kecapean juga, karena dalam beberapa pertandingan saya selalu main full dan hal normal jika terjadi gangguan fisik. Setiap pertandingan saya coba berikan 100 persen walau kondisi tidak maksimal," ujar Ricardo.

Lebih lanjut, Ricardo membantah faktor lapangan yang membuatnya tidak maksimal. Akan tetapi, ia membenarkan kondisi lapangan buruk sehingga mengganggu gaya bermain timnya.

"Kami tidak bisa bermain bola-bola pendek dengan kondisi lapangan yang tidak memungkinkan. Kami terbawa irama lawan untuk bermain longpass ke depan."

"Padahal, semua berjalan baik, sampai kami kecolongan lewat situasi bola mati dan penalti. Kami akan melihat pertandingan ke depan, untuk memperbaiki peringkat kami," pungkas Ricardo.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS